Zelenskyy: Langit Rusia tak Lagi Aman dari Dron Ukraina

4 hours ago 4
 Langit Rusia tak Lagi Aman dari Dron Ukraina Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy(Gints Ivuskans / AFP)

PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengeluarkan peringatan kepada seluruh maskapai penerbangan global dan perusahaan asuransi mengenai risiko tinggi melintasi ruang udara Rusia. Kyiv menegaskan bahwa langit wilayah Rusia akan dipenuhi dron militer Ukraina selama konflik berlangsung.

"Ruang udara Rusia menjadi sangat tidak aman. Kami tidak menargetkan penerbangan sipil, namun volume keberadaan dron di langit Rusia akan berada pada skala masif yang wajib dihitung risikonya oleh pihak maskapai," tegas Zelenskyy. Menanggapi peringatan tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin melontarkan tuduhan bahwa penyataan Ukraina merupakan bentuk deklarasi terorisme negara.

Eskalasi serangan di darat dan udara terus meningkat secara signifikan:

Penyerangan Jaringan Kereta Api Ukraina: Serangan rudal balistik Rusia menghantam depo lokomotif di Kyiv, menewaskan sedikitnya enam pekerja perusahaan kereta api Ukrzaliznytsia. Total 12 warga sipil tewas dalam rentetan pemboman di wilayah ibu kota dan sekitarnya.

Kerusakan Kilang Minyak Rusia: Intelijen Militer Ukraina (GUR) mengonfirmasi keberhasilan penyerangan terhadap unit pengolahan minyak Novatek Ust-Luga di wilayah Leningrad yang memicu kebakaran hebat.

Serangan Pelabuhan Odesa: Pasukan Rusia merusak fasilitas ekspor Laut Hitam, instalasi Naftogaz di Odesa, serta mengklaim telah menembak dua kapal kargo di Pelabuhan Pivdennyi.

Sektor ekonomi perang Rusia dilaporkan mulai mengalami tekanan berat. Utusan Pembangunan Internasional Rusia, Boris Titov, memperingatkan bahwa perekonomian negara berada dalam 'berserk mode' atau mode amok yang hanya bisa bertahan dalam jangka pendek. Sikap kritis ini menyusul pencopotan Kepala Ekonom Bank Pembangunan Negara Rusia, Andrei Klepach, yang sebelumnya menyoroti kerapuhan ekonomi nasional akibat perang.

Di kancah internasional, Pemerintah Jerman secara resmi menuding keterlibatan agen Rusia dalam insiden serangan dron terhadap pesawat kargo Ukraina di Bandara Leipzig. 

Sebagai respons ketat, Berlin memutuskan untuk menghentikan operasional Konsulat Rusia di Bonn, mengosongkan fasilitas Russian House, serta memperketat pengawasan lalu lintas kapal bayangan (shadow fleet) dan kontrol perbatasan bagi warga negara Rusia. Sementara itu, kehadiran delegasi Rusia dalam forum G20 di Amerika Serikat terus memicu penolakan dan ketegangan diplomasif dari negara-negara anggota G7.

(Theguardian/P-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |