1.400 UMKM Dibekali Strategi Digital dan Teknologi AI

6 days ago 2
1.400 UMKM Dibekali Strategi Digital dan Teknologi AI Program Temu Ramah Sapa dan Sharing Perkumpulan Wirausaha Spesial Ulang Tahun 2026(Grab Indonesia)

Mengelola usaha di era modern menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk melampaui sekadar fokus pada produk dan pelanggan. Diperlukan pemahaman mendalam mengenai pemasaran digital, akurasi perhitungan harga jual, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), hingga pengaturan pendanaan agar bisnis tetap kompetitif dan berkelanjutan.

Kebutuhan strategis tersebut menjadi fokus utama dalam rangkaian Teras Perwira (Temu Ramah Sapa dan Sharing Perkumpulan Wirausaha) Spesial Ulang Tahun 2026. Program yang diinisiasi oleh Grab dan OVO Finansial ini membekali 1.400 Mitra GrabMerchant di 10 kota besar di Indonesia, meliputi Medan, Bandung, Palembang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar, Balikpapan, dan Jakarta.

Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, Teras Perwira 2026 mengusung tema "Cerdas Jualannya, Tangguh Usahanya". Program yang berlangsung sepanjang Agustus hingga awal September 2026 ini memberikan materi praktis yang dapat langsung diterapkan dalam operasional bisnis sehari-hari.

Optimalisasi Teknologi dan Akurasi Harga

Salah satu tantangan terbesar UMKM saat ini adalah visibilitas produk di tengah persaingan yang ketat. Melalui sesi workshop, para mitra mendapatkan pembekalan mengenai:

  • Pemasaran Digital: Pemanfaatan GrabAds untuk meningkatkan visibilitas produk agar lebih mudah ditemukan oleh target konsumen yang tepat.
  • Perhitungan Harga (BisaMatika): Edukasi menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) secara akurat, termasuk memperhitungkan biaya layanan dan komisi promosi untuk menentukan harga jual online yang kompetitif namun tetap menguntungkan.
  • Asisten AI GrabMerchant: Penggunaan teknologi AI untuk menganalisis performa toko, mencari inspirasi menu, hingga merumuskan strategi promosi yang efektif.

Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho, menekankan bahwa perubahan perilaku konsumen mengharuskan pelaku usaha memperhatikan lebih banyak aspek bisnis. Menurutnya, tantangan merchant saat ini bukan hanya menghadirkan produk relevan, tetapi memastikan produk tersebut menjangkau konsumen di waktu yang tepat.

"Merchant perlu memahami tren dan perilaku konsumen, meningkatkan visibilitas produk, berinovasi melalui kolaborasi, serta memanfaatkan data dan teknologi seperti GrabAds dan Asisten AI GrabMerchant," ujar Roy.

Dampak Nyata Strategi Digital

Manfaat dari penerapan strategi digital ini dirasakan langsung oleh pelaku usaha. Adli Abu Abdillah, pemilik Geprek Yuksss di Makassar, membagikan pengalamannya menggunakan GrabAds yang berkontribusi pada pertumbuhan pendapatan usahanya hingga lebih dari 120% dalam satu tahun terakhir.

“Di tengah persaingan bisnis kuliner yang makin ketat, kami harus terus berinovasi. Setelah mencoba GrabAds, ternyata jumlah pelanggan semakin bertambah,” ungkap Adli. Ia juga menambahkan bahwa inovasi tidak selalu berarti menciptakan produk baru, tetapi bisa melalui pengembangan menu yang sudah ada serta kolaborasi produk bundling, seperti yang dilakukannya bersama Coca-Cola.

Dengan pembekalan komprehensif ini, diharapkan para pelaku UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga memiliki ketangguhan untuk terus berkembang melalui ekosistem digital yang terintegrasi. (E-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |