Ilustrasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan.(Dok. MI)
KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan kini menjadi ancaman mematikan bagi satwa liar setelah belasan ekor bekantan ditemukan tewas terpanggang api. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel mengonfirmasi temuan bangkai satwa dilindungi tersebut di Desa Balimau, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Kepala BKSDA Kalsel, Agus Ngurah Krisna, mengungkapkan bahwa selain 12 ekor bekantan, petugas juga menemukan ular piton dan king kobra yang mati akibat kebakaran tersebut. "Kebakaran hutan dan lahan menjadi ancaman serius bagi kehidupan satwa liar," ujar Agus pada Selasa (15/9).
Laporan mengenai kematian satwa ini pertama kali diterima dari petugas pemadam kebakaran dan masyarakat pada Minggu (13/9). Lokasi kejadian berada di kawasan Area Penggunaan Lain (APL) Desa Balimau. Tim BKSDA segera diterjunkan ke lokasi untuk memeriksa kondisi habitat dan mencari kemungkinan adanya satwa yang masih selamat untuk dievakuasi.
Menurut Agus, cepatnya perambatan api yang dipicu angin kencang serta kondisi habitat yang terbatas membuat kawanan bekantan tersebut terjebak. Satwa-satwa ini tidak sempat menyelamatkan diri dari kepungan api yang menghanguskan wilayah tersebut. Saat ini, seluruh bangkai satwa yang ditemukan telah ditangani dan dikuburkan oleh tim BKSDA.
Berdasarkan data BKSDA Kalsel tahun 2025, populasi bekantan di wilayah ini mencapai 3.757 ekor yang tersebar di 11 kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.281 ekor berada di dalam 12 kawasan konservasi dengan ekosistem mangrove dan dataran rendah, sementara sisanya berada di luar kawasan lindung yang lebih rentan terdampak karhutla.
Hingga saat ini, situasi karhutla di Kalimantan Selatan masih terus berlangsung dengan intensitas tinggi. Tercatat telah terjadi 3.220 kali kejadian kebakaran dengan perkiraan luasan lahan yang hangus mencapai 21.414,43 hektare, yang tidak hanya merusak ekosistem tetapi juga memperburuk kualitas udara akibat kabut asap. (Z-10)


















































