2 Petugas Pemadam Tewas akibat Gelombang Panas dan Kebakaran Hutan Ekstrem Kepung Eropa

3 hours ago 4
2 Petugas Pemadam Tewas akibat Gelombang Panas dan Kebakaran Hutan Ekstrem Kepung Eropa Dua petugas pemadam kebakaran tewas di Kreta, sementara Spanyol catat rekor terparah.(ANA-MPA)

GELOMBANG panas ekstrem yang melanda Eropa kembali memicu rangkaian kebakaran hutan hebat di berbagai wilayah. Dua petugas pemadam kebakaran dilaporkan tewas di Pulau Kreta, Yunani, setelah terjebak dalam kobaran api yang meluas di kawasan Rethymno akibat tiupan angin kencang.

Peristiwa ini menjadi bagian dari krisis iklim musim panas di Eropa selatan. Selain di Kreta yang mencatat titik api hingga sepanjang 15 kilometer, kebakaran hutan juga melanda pulau Paros, Lesbos, serta kota Trifylia di daratan utama Yunani. Sementara itu di Turki selatan, kebakaran di Provinsi Mugla memaksa penutupan jalan utama Fethiye-Antalya dan evakuasi sebagian rumah sakit.

Di Spanyol dan Prancis, gelombang panas keempat musim ini resmi dimulai. Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, memperingatkan 12 jam ke depan akan menjadi momen krusial untuk memadamkan kebakaran di dekat ibu kota Madrid.

"Situasi berkembang secara positif, dengan kehati-hatian maksimal," ujarnya kepada para jurnalis, mengutip faktor kenaikan suhu, penurunan kelembapan, dan risiko embusan angin.

Wilayah Burgohondo di Provinsi Ávila, sekitar 150 km sebelah barat Madrid, telah mencatat lebih dari 43.000 hektare lahan terbakar dan kini tercatat sebagai kebakaran hutan terbesar dalam sejarah Spanyol. Secara keseluruhan, lebih dari 207.000 hektare lahan hangus di Spanyol sepanjang tahun ini. Kendati demikian, otoritas setempat mulai mencabut pembatasan dan mengizinkan ribuan warga kembali ke rumah mereka di Toledo, Madrid, Ávila, dan Castellón, termasuk 24.000 warga di wilayah Madrid.

Kendati sebagian besar warga mulai kembali, dampak sosial yang ditinggalkan sangat berat. Wali Kota Chapinería, Lucía Moya, mengatakan kepada Telemadrid bahwa konsekuensi bagi kotanya sangat parah. "Banyak warga telah kehilangan rumah dan pekerjaan. Bangkit kembali akan menjadi tugas yang berat," ungkapnya.

Di tempat terpisah, otoritas di Seville melaporkan satu korban jiwa baru akibat luka bakar parah dari kebakaran Los Gallardos di Almería awal bulan ini. Tragedi di Almería sebelumnya telah merenggut 14 nyawa, termasuk warga negara Inggris, Belgia, Amerika Serikat, Prancis, dan Spanyol.

Kebakaran juga melanda wilayah barat daya Prancis di region Gironde, di mana petugas siaga menghadapi suhu hingga 41 derajat Celsius. Wali Kota Le Barp, Blandine Sarrazin, memperingatkan situasi yang semakin sulit menyusul munculnya titik api baru. Di sisi lain, kebakaran hutan turut membakar wilayah timur laut Portugal, tepatnya di distrik Vila Real dekat kota Valpaços, di mana petugas memantau ketat fasilitas depo gas dan instalasi pengolahan air setempat.

Menurut Copernicus Climate Change Service, pemanasan global membuat Eropa memanas dua kali lebih cepat dibandingkan rata-rata global, memicu gelombang panas musim panas yang semakin intensif dan menekan pasokan air bersih di benua tersebut. (BBC/Z-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |