20 Mahasiswa UBISA Tegal Magang Internasional di Taiwan

5 days ago 3
20 Mahasiswa UBISA Tegal  Magang Internasional di Taiwan Sebanyak 20 mahasiswa Universitas Bima Sakapenta (UBISA) Tegal, Jawa Tengah, saat ini mengikuti magang di Taiwan.(MI/Supardji Rasban)

SEBANYAK 20 mahasiswa Universitas Bima Sakapenta (UBISA) Tegal, Jawa Tengah, saat ini sedang mengikuti program magang internasional di Taiwan selama satu tahun. Program ini merupakan kelanjutan kerja sama internasional yang sebelumnya telah memberangkatkan satu mahasiswa ke Taiwan. 

Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Bima Sakapenta, Khafdilah, usai mengikuti rangkaian Dies Natalis ke-2 UBISA yang digelar di kampus Jln. Gatot Subroto, Kota Tegal, Selasa (15/9). Acara juga dihadiri Rektor UBIS Agus Suprihadi dan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono.

“Mereka para mahasiswa yang sedang mengikuti magang internasional di Taiwan saat ini duduk di semester dua. Mereka ditempatkan di perusahaan mitra sesuai bidang ilmu yang dipelajari di kampus,” ujar Khafdilah.

Khafdilah menuturkan di Taiwan ke-20 mahasiswa UBISA untuk mengikuti program internship,  program magang. Itu bukan program tenaga kerja, magang 6 bulan, dapat diperpanjang 2 kali dalam 6 bulan, berarti kurang lebihnya 12 bulan. 

“Kemudian sebagai bentuk kompensasinya, kami bekerja sama dengan pendana. Mereka mendapatkan fasilitas insentif dari pihak industri baik itu industri perhotelan maupun juga industri ke bangunan. Bangunan di sini bukan berarti tukang bangunan, tapi memang di sana sebagai perancang,” teraang Khafdilah.

Menurut Khadilah, ke-20 mahasiswa tersebut  sebagai maintenance di kantor-kantor ataupun utamanya adalah di hospitality di Taiwan saat ini. Sedangkan proses belajar mereka juga tetap berlangsung. “Dan hasil dari magang di sana itu diakui untuk kegiatan apa nantinya direkognisi penilaiannya untuk bisa masuk ke SKS,” jelas Khafdilah.

Representatif  Aliansi Tiongkok yang ikut menghadiri Dies Natalis ke-2 UBISA, Yuan Haijiang, menyampaikan merasa sangat terhormat bisa diundang di acara ini. Disinggung soal kerja sama 20 mahasiswa UBISA yang magang di Thaiwan, Yuan menyebut untuk saat ini kerja sama dengan Cina Daratan (Republik Rakyat Tiongkok) memang mendesak atau lebih penting.

“Banyak universitas, lembaga-lembaga pendidikan di Cina sana sudah siap untuk menjalani kerja sama dengan kampus-kampus di Indonesia khususnya di Kota Tegal, seperti UBISA ini,” jelas Mr. Yuan. (E-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |