4 Hari Beruntun, 4 Kebakaran Landa Depok: Kerugian Capai Ratusan Juta

3 weeks ago 35
 Kerugian Capai Ratusan Juta Kebakaran rumah di Kota Depok.(Dok. MI)

KOTA Depok, Jawa Barat, dilanda empat peristiwa kebakaran dalam kurun waktu empat hari terakhir, terhitung sejak Senin hingga Kamis (27/8/2026). Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, objek yang terbakar mencakup lahan kosong, toko sembako dan parfum, toko plastik, hingga toko kue.

Petugas DPKP Kota Depok, Taufik, mengungkapkan bahwa salah satu insiden terbesar menimpa sebuah toko plastik dan bahan kue di Jalan Pangkalan Jati 1, Kelurahan Cinere, Kecamatan Cinere. Kerugian materiil akibat kebakaran di lokasi tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

"Dari empat kejadian, salah satunya toko plastik dan bahan kue di Jalan Pangkalan Jati 1. Kerugian material kebakaran toko plastik dan bahan kue ditaksir Rp400 juta," ujar Taufik, Kamis (27/8).

Penyebab Kebakaran: Sampah dan Korsleting

Taufik menjelaskan, penyebab kebakaran di empat lokasi tersebut bervariasi. Kebakaran pada lahan kosong dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah sembarangan. Sementara itu, kebakaran yang melanda toko plastik, toko kue, serta toko sembako dan parfum diduga kuat dipicu oleh arus pendek listrik atau korsleting.

Meski terjadi secara beruntun, DPKP memastikan tidak ada korban dalam rangkaian insiden tersebut. "Peristiwa kebakaran yang terjadi secara beruntun tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka," tegasnya.

Respons Cepat Petugas

Dalam menangani laporan masyarakat, DPKP Kota Depok berupaya memenuhi standar response time atau waktu tanggap cepat, yakni sekitar 15 menit sejak laporan diterima hingga tiba di lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung melakukan asesmen, melokalisir sumber api, dan melakukan evakuasi penyelamatan.

Pada insiden Rabu pagi (26/8), kebakaran toko sembako dan parfum di kawasan Pangkalan Jati sempat memicu kepadatan arus lalu lintas. DPKP mengerahkan sekitar tujuh unit mobil pemadam untuk menjinakkan si jago merah.

"Arus lalu lintas di sekitar lokasi kebakaran kembali normal setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai," tambah Taufik.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi kebakaran cenderung meningkat selama musim kemarau. (H-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |