4 Korporasi di Kalbar Diselidiki terkait Karhutla

1 month ago 7
4 Korporasi di Kalbar Diselidiki terkait Karhutla Empat korporasi di Kalimantan Barat tengah diselidiki terkait karhutla.(Dok. MI)

MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa empat korporasi di Kalimantan Barat saat ini tengah dalam proses penyelidikan terkait dugaan pelanggaran yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah menegaskan tidak akan ragu untuk mencabut izin perusahaan jika terbukti bersalah.

"Yang tadi dilaporkan ada empat korporasi yang sedang dalam proses penyelidikan," ujar Prasetyo saat memberikan keterangan media usai mengikuti rapat koordinasi bersama Presiden Prabowo Subianto dilansir dari Antara, Sabtu (22/8).

Prasetyo menekankan bahwa penegakan hukum menjadi poin utama yang ditekankan oleh Presiden Prabowo dalam penanganan karhutla di wilayah Kalimantan. Pemerintah saat ini masih menunggu hasil penyelidikan menyeluruh untuk menentukan langkah hukum selanjutnya terhadap perusahaan-perusahaan tersebut.

Sanksi tegas telah disiapkan bagi korporasi yang terbukti melakukan pelanggaran. Prasetyo menyatakan bahwa tindakan hukum bisa berujung pada pencabutan izin operasional perusahaan guna memberikan efek jera dan menjaga kelestarian hutan.

"Kalau ditemukan pelanggaran kita tidak akan ragu-ragu dan akan kita tindak, sampai kepada ada kemungkinan dicabut izinnya," tegas Mensesneg.

Terkait dugaan pelanggaran oleh korporasi di wilayah Kalimantan Tengah, Prasetyo menyebutkan bahwa laporan spesifik mengenai hal tersebut belum disampaikan dalam rapat koordinasi terbaru. Ia menyarankan agar informasi lebih lanjut dikonfirmasi kepada pihak Kepolisian Daerah (Kapolda) setempat.

Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya meminta agar penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu, baik terhadap perorangan maupun korporasi yang sengaja melakukan pembakaran lahan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam memitigasi dampak buruk karhutla di Indonesia. (Ant/Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |