5 Tanda Disleksia pada Anak saat Belajar Membaca yang Wajib Diwaspadai

5 days ago 3
5 Tanda Disleksia pada Anak saat Belajar Membaca yang Wajib Diwaspadai Kenali tanda-tanda disleksia pada anak usia sekolah.(Dok. YesDoc)

Orang tua dan guru perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap tanda-tanda disleksia saat anak mulai memasuki usia sekolah dan belajar mengenal huruf. Dokter spesialis anak subspesialis tumbuh kembang pediatri sosial konsultan, Farid Agung Rahmadi, menekankan bahwa deteksi dini sangat krusial agar hambatan belajar ini tidak berlanjut hingga dewasa.

Dalam seminar daring Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang dilansir dari Antara pada Selasa (15/9), Farid menjelaskan bahwa disleksia merupakan gangguan belajar spesifik dengan hambatan utama pada kemampuan membaca. Berikut adalah daftar tanda-tanda disleksia pada anak yang perlu dikenali:

1. Kesulitan Mengidentifikasi Huruf dan Bunyi

Pada fase awal sekolah (kelas 1-3 SD), anak dengan disleksia sering mengalami kesulitan membedakan bentuk huruf. Mereka juga sulit memahami bagaimana sebuah huruf berbunyi, terutama ketika huruf konsonan digabungkan dengan huruf vokal untuk membentuk suku kata.

2. Hambatan dalam Mengeja dan Membaca Kata Sederhana

Anak cenderung membaca dengan sangat lambat dan terbata-bata. Mengeja kata-kata sederhana menjadi tantangan besar karena proses pengolahan informasi fonologis di otak mengalami hambatan.

3. Menghindari Aktivitas Membaca dan Menulis

Karena merasa kesulitan, anak sering kali menunjukkan sikap enggan atau menghindari tugas-tugas yang berkaitan dengan membaca dan menulis. Hal ini sering disalahartikan sebagai rasa malas, padahal merupakan bentuk mekanisme pertahanan diri dari rasa frustrasi.

4. Keluhan Fisik Saat Membaca

Tanda yang sering terlewatkan adalah keluhan fisik yang muncul secara tiba-tiba. Anak dengan disleksia sering mengeluh cepat lelah, pusing, atau merasa mengantuk setiap kali diminta fokus membaca dalam waktu tertentu.

5. Nilai Akademik Rendah Meski Memahami Informasi

Memasuki kelas 4-6 SD, disleksia terlihat dari nilai mata pelajaran tertentu yang konsisten rendah. Menariknya, anak sebenarnya mampu memahami informasi secara lisan, namun gagal menuangkannya dalam bentuk tulisan atau memahaminya melalui teks tertulis.

Menurut Farid, anak dengan disleksia juga membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan tugas dibandingkan teman sebayanya. Jika tanda-tanda ini muncul, orang tua disarankan segera melakukan konsultasi dengan tenaga profesional untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (Ant/Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |