500 Warga Terdampak, 5 Hektare Lahan di TPA Nangkaleah Tasikmalaya Terbakar

3 hours ago 4
500 Warga Terdampak, 5 Hektare Lahan di TPA Nangkaleah Tasikmalaya Terbakar Petugas gabungan menerjunkan 9 damkar dibantu tangki penyuplai air padamkan lahan seluas 5 hektare dengan total 10 hektate di tempat pembuangan akhir (TPA) Nangkaleah di Kampung Cioray, Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Tasikmalaya.(MI/Kristiadi )

TIM gabungan terus berupaya melakukan pemadaman tempat pembuangan akhir (TPA) Nangkaleah tepatnya di Kampung Cioray, Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya. Kebakaran tersebut terjadi Rabu (26/8) sekitar pukul 02.00 WIB diduga bersumber dari gas metana di tumpukan sampah. Api membakar lahan seluas 5 hektare dari total 10 hektare lahan TPA

Pantauan di lokasi, kebakaran masih terjadi TPA Nangkaleah berada di Kampung Cioray. Berbagai upaya pemadaman dilakukan yakni dengan menerjunkan 9 unit mobil Damkar dibantu tangki air, water supply dari BPBD, Tagana, serta sumber air lainnya. Kendaraan yang diterjunkan dalam pemadaman yakni dari Kodim 0612 Tasikmalaya, Batalyon Yonif TP 939 Macan Putih, BPBD, Damkar, dan Lingkungan Hidup.

Kepala Sub Bagian TU Damkar Kabupaten Tasikmalaya Abun Bunyamin mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran di TPA Nangkaleah Kampung Cioray. Petugas BPBD dan Damkar diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Akan tetapi, kebakaran TPA masih belum mereda lantaran kondisinya sulit dicapai petugas.

"Kebakaran TPA Nangkaleah di Kampung Cioray sudah 11 jam belum padam lantaran medan sulit dengan kemiringan 90 derajat dan berbagai upaya masih terus dilakukan pemadaman dari atas. Namun, sumber air yang diperoleh petugas selama ini sangat sulit lantaran di lokasi tidak ada aliran sungai hingga upaya itu dilakukan ke Sungai Cikunteun," ujar, Abun Bunyamin, di lokasi kejadian, Rabu (26/8).

Sementara itu, Camat Mangunreja Ucu Supriadi mengatakan, kebakaran tempat TPA Nangkaleah terus dilakukan oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Tagana, PMI, PUPR, Dinas Sosial dibantu warga setempat. Akan tetapi, kebakaran lahan seluas 5 hektare telah berdampak kepada 500 jiwa di Kampung Cijulang, Kampung Cioray, Kampung Baru, Kampung Layur.

"Petugas Dinas Kesehatan sudah mulai bergerak melakukan pemeriksaan terhadap warga terdampak. Kepulan asap tebal putih di TPA Nangaleah, karena dapat menyebabkan Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Namun, pemadaman tersebut belum sepenuhnya belum padam karena medan sangat berat hingga sekarang masih membutuhkan ekskavator," katanya.

Sementara, Danramil Mangunreja Mayor Inf Mukhlis mengatakan sudah meninjau lokasi kejadian kebakaran tersebut.

"Kondisi kebakaran masih meluas berada di bawah tebing dan upaya pemadaman perlu kehati-hatian karena ditakutkan ada longsoran. Namun, upaya pemadaman dilakukan di atas, termasuk sekarang masih menunggu ekskavator dari PUPR dan yang harus diwaspadai bersama adanya jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET)," pungkasnya. (AD/E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |