Prabowo Minta Jajaran Fokus Layani Rakyat NTT, Hindari Seremonial Pejabat

2 hours ago 3
Prabowo Minta Jajaran Fokus Layani Rakyat NTT, Hindari Seremonial Pejabat Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan bencana gempa bumi NTT.(Dok. Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pemerintah yang terlibat dalam penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia meminta agar prioritas utama diberikan sepenuhnya pada pelayanan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak, tanpa terganggu oleh agenda seremonial kunjungan pejabat.

Prabowo menegaskan bahwa penanganan situasi darurat harus berorientasi pada kebutuhan rakyat. Ia mengungkapkan alasan di balik keputusannya untuk tidak langsung terjun ke lokasi bencana pada tahap awal, yakni guna memberikan ruang bagi instansi terkait untuk bekerja secara maksimal.

“Saya mau beri kesempatan semua instansi untuk melayani rakyat langsung,” ujar Prabowo saat memimpin rapat penanganan gempa di Nagekeo, NTT, Rabu (27/8).

Hindari Konsentrasi Terpecah

Menurut Presiden, kehadiran pejabat pusat yang terlalu masif di lokasi bencana sering kali justru memecah konsentrasi petugas di lapangan. Aparat pemerintah daerah, lanjutnya, seharusnya fokus pada penanganan korban, bukan menghabiskan energi untuk urusan protokol, seperti menyambut atau mendampingi kunjungan pejabat.

“Kadang-kadang kalau terlalu banyak pejabat pusat datang terpecah konsentrasi. Jadi pejabat daerah harus menjemput dan sebagainya. Itu kadang-kadang ada kecenderungan akhirnya bisa menjadi mengalihkan fokus pertama,” jelasnya.

Prabowo menilai kondisi tersebut dapat menghambat tindakan cepat yang sangat dibutuhkan masyarakat dalam situasi darurat. Ia menekankan bahwa kehadiran pemerintah di wilayah bencana harus membawa solusi nyata, bukan sekadar peninjauan tanpa dampak signifikan.

Pusat Fokus pada Pengerahan Bantuan

Meskipun tidak langsung hadir di lokasi pada fase awal, Prabowo memastikan pemerintah pusat terus melakukan pemantauan ketat. Fokus utama pusat adalah memastikan efektivitas pengerahan bantuan bencana dan pelayanan medis maupun logistik.

“Tapi kita terus memonitor dan yang paling penting dari pusat adalah mengerahkan pelayanan dan bantuan. Itu yang paling penting,” tegas Presiden.

Ia juga mengingatkan agar setiap kunjungan kerja ke wilayah terdampak harus dibarengi dengan kemampuan mengirimkan bantuan secara cepat. “Kalau kita datang habis itu hanya lihat bencana tapi tidak bisa mengatasi, tidak bisa kirim bantuan, ya itu akhirnya kurang efektif,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah bekerja di lapangan, mulai dari jajaran TNI, Polri, Basarnas, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atas dedikasi mereka dalam menangani dampak bencana di NTT. (H-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |