Afterwork Tak Lagi Sekadar Nongkrong, Pengalaman Baru Jadi Pilihan Usai Bekerja

3 weeks ago 9
Afterwork Tak Lagi Sekadar Nongkrong, Pengalaman Baru Jadi Pilihan Usai Bekerja Melalui MasterGlass, pengalaman afterwork tidak hanya diarahkan pada aktivitas berkumpul, tetapi juga kesempatan bagi pengunjung untuk mencoba hal baru dan bertemu dengan orang-orang baru sebelum kembali ke rumah.(Dok. Heineken)

JAM kerja yang berakhir tidak selalu berarti aktivitas masyarakat perkotaan langsung selesai. Di tengah perjalanan pulang dan kepadatan lalu lintas, waktu setelah bekerja semakin sering dimanfaatkan untuk bertemu teman, mencoba aktivitas baru, atau sekadar menikmati suasana sebelum kembali ke rumah.

Tren tersebut menjadi ruang bagi berbagai aktivitas afterwork yang menggabungkan hiburan, interaksi sosial, dan pengalaman baru. Salah satunya diperkenalkan melalui kampanye 'The First Sip' dari Heineken, yang mengangkat momen tegukan pertama sebagai bagian dari pengalaman setelah bekerja.

Kampanye global tersebut merupakan bagian dari platform 'It Could Only Be Heineken'. Konsepnya berangkat dari gagasan bahwa sesuatu yang menyegarkan dapat membuat momen pertama ketika menikmatinya menjadi bagian yang dinantikan.

Di Indonesia, konsep tersebut kemudian diterjemahkan melalui Afterwork by Heineken MasterGlass. Program ini diluncurkan di SKYE Rooftop Bar & Dining, Jakarta, dengan menawarkan aktivitas afterwork yang memadukan pembelajaran dengan suasana santai.

Melalui MasterGlass, pengunjung dapat mengenal standar Heineken Star Serve sekaligus mempelajari teknik menuangkan minuman atau perfect pour. Aktivitas tersebut dikemas sebagai pengalaman sosial yang memungkinkan pengunjung mencoba keterampilan baru sambil berinteraksi dengan orang lain.

Marketing Manager Heineken PT Multi Bintang Indonesia Niaga, Kahfi Arif, mengatakan konsep tersebut berangkat dari perubahan cara masyarakat menikmati waktu setelah bekerja.

"The First Sip berangkat dari insight sederhana bahwa ada momen yang layak untuk dinantikan. Di Indonesia, antisipasi itu bahkan bisa dimulai sebelum jam kerja benar-benar selesai," ujar Kahfi.

Menurut dia, melalui MasterGlass, pengalaman afterwork tidak hanya diarahkan pada aktivitas berkumpul, tetapi juga kesempatan bagi pengunjung untuk mencoba hal baru dan bertemu dengan orang-orang baru sebelum kembali ke rumah.

Konsep afterwork tersebut juga berkaitan dengan karakter kehidupan perkotaan yang membuat perjalanan pulang dapat memakan waktu cukup panjang. Kemacetan pada jam sibuk membuat sebagian pekerja memiliki jeda waktu sebelum benar-benar melanjutkan perjalanan pulang.

Untuk mendukung aktivitas tersebut, Heineken juga menghadirkan program No Rush Hour melalui kolaborasi dengan Grab. Program ini ditujukan untuk membantu konsumen menuju sejumlah venue yang berpartisipasi sehingga waktu setelah bekerja dapat dimanfaatkan sebelum perjalanan pulang.

Afterwork by Heineken MasterGlass berlangsung pada Agustus hingga Oktober 2026 di lebih dari 100 outlet yang berpartisipasi di Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bali. Program tersebut menjadi bagian dari pendekatan Heineken dalam membawa konsep 'The First Sip' ke sejumlah kota di Indonesia, dengan menjadikan momen setelah bekerja sebagai ruang untuk bersosialisasi sekaligus mencoba pengalaman baru. (E-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |