Agresi Amerika Berlanjut, Serdadu Donald Trump Serang Iran Barat

5 hours ago 1
Agresi Amerika Berlanjut, Serdadu Donald Trump Serang Iran Barat ilustrasi serangan serdadu AS ke Iran barat.(Anadolu)

KETEGANGAN antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat setelah media pemerintah Iran melaporkan adanya serangan udara di dekat Kota Piranshahr, wilayah barat Iran yang berbatasan dengan Irak. Insiden ini terjadi di tengah rapuhnya situasi keamanan pasca meredanya saling serang kedua negara.

Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan pada Rabu (29/7) bahwa serangan udara tersebut menyasar lokasi di Provinsi Azerbaijan Barat. Menurut laporan itu, serangan diduga dilakukan oleh Amerika Serikat.

Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan tersebut. Insiden ini terjadi ketika situasi keamanan di kawasan masih berada dalam kondisi rapuh. Dalam beberapa hari terakhir, intensitas bentrokan sempat menurun setelah saling serang antara Amerika Serikat dan Iran mereda sejak Jumat.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata telah berakhir pada 8 Juli menyusul serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz yang oleh Washington dituduhkan kepada Teheran.

Selama periode eskalasi, militer Amerika Serikat melancarkan sejumlah serangan di wilayah Iran. Berdasarkan keterangan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), operasi tersebut menargetkan infrastruktur militer, sistem pengawasan pesisir, fasilitas rudal dan drone, aset angkatan laut, serta pusat logistik.

Iran kemudian merespons dengan melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas dan peralatan militer Amerika Serikat yang berada di beberapa negara Arab di kawasan Timur Tengah.

Konflik terbaru ini kembali memanas meskipun Washington dan Teheran sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman pada Juni lalu. Keduanya menyerukan penghentian pertempuran serta dimulainya proses negosiasi menuju kesepakatan yang lebih luas untuk mengakhiri perang yang pecah setelah serangan Israel dan Amerika Serikat pada 28 Februari. (Anadolu/Fer)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |