Ahli Peringatkan Ibu Hamil, Ini Bahaya Hirup Asap Karhuta bagi Janin

3 weeks ago 6
Ahli Peringatkan Ibu Hamil, Ini Bahaya Hirup Asap Karhuta bagi Janin Ilustrasi(Dok Antara)

PAPARAN asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyimpan bahaya serius bagi keselamatan janin pada ibu hamil. Ketua Umum Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Prof. Budi Wiweko, mengimbau para ibu hamil untuk ekstra waspada terhadap ancaman polusi udara akibat karhutla ini.

"Kebakaran hutan dan lahan itu asapnya kan berkaitan dengan polusi, sudah pasti tidak sehat. Untuk perempuan sehat saja tidak baik, apalagi untuk ibu hamil," kata Budi dalam acara temu media di Jakarta, Kamis (27/8).

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi subspesialis fertilitas endokrinologi reproduksi tersebut menjelaskan bahwa asap karhutla mengandung Endocrine-disrupting Chemicals (EDC) atau zat kimia pengganggu endokrin. Senyawa ini berpotensi merusak fungsi sistem hormon di dalam tubuh manusia.

Beberapa jenis EDC yang terkandung dalam asap karhutla antara lain dioksin, karbon monoksida, dan bisphenol A (BPA). Paparan senyawa tersebut dinilai sangat berbahaya, terutama jika terhirup oleh ibu hamil yang usia kandungannya masih di bawah 12 minggu.

Apabila zat-zat kimia beracun itu terhirup hingga masuk ke dalam saluran darah, risiko bayi terlahir dengan kelainan pada organ reproduksi serta alat kelamin akan meningkat pesat.

"Jadi sebisa mungkin ibu hamil harus menghindari asap-asap dari karhutla," kata Budi, yang berpraktik di RS Pondok Indah.

Guna menekan tingkat paparan bahaya tersebut, ia menyarankan perempuan hamil di wilayah terdampak karhutla untuk selalu memakai masker medis dan membatasi aktivitas di luar rumah. Selain perlindungan mandiri, Prof. Budi turut mendorong penetapan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi pekerja hamil di area terdampak demi menjamin kesehatan ibu dan calon bayi. (Ant/E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |