REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penampilan Justin Bieber pada hari kedua Coachella 2026, Sabtu (11/4/2026) malam waktu AS, menjadi momen comeback yang dinanti penggemar. Meski sebelumnya sempat menggelar konser pemanasan di The Troubadour dan The Roxy Theatre, ini menjadi pertama kalinya dalam empat tahun dia tampil di hadapan penonton dalam jumlah besar.
Bieber membuka pertunjukan dengan lagu "All I Can Take", berjalan di atas struktur panggung berbentuk oval sambil mengenakan hoodie merah dan kacamata hitam. Tata lampu minimalis namun dramatis menyertai transisi cepat ke lagu "Speed Demon".
Sejak awal, penonton dibuat bertanya-tanya apakah lagu-lagu hits akan dibawakan, mengingat setlist awal didominasi materi dari album Swag. Bieber sempat menyapa penonton dan berinteraksi melalui laptop yang terhubung ke layar besar dan siaran langsung, sebelum membawakan "Go Baby", "Butterflies" dan "Swag".
Meski penampilan vokalnya dipuji, terutama saat membawakan medley "All The Way", "405", "Too Long", "Petting Zoo" dan "I Do" produksi panggung yang minimal mulai terasa monoton setelah sekitar 30 menit, terlebih karena dominasi lagu dari album yang sama. Momentum berubah saat Bieber menghadirkan The Kid Laroi untuk membawakan lagu hit "Stay" yang langsung meningkatkan energi penonton. Setelah itu, suasana kembali melambat melalui segmen akustik yang lebih intim dengan lagu-lagu seperti "Things You Do", "Glory Voice Memo", "Zumba House" dan "Dotted Line".
Menurut laporan Desert Sun pada akhir pekan lalu, bagian paling berkesan datang ketika Bieber memasuki sesi retrospektif. Ia sempat melepas hoodie-nya dan dengan laptop di depan, memutar video musik lamanya sambil bernyanyi bersama.
Lagu-lagu seperti "Baby", "Favorite Girl", "That Should Be Me" hingga "Beauty and a Beat" dibawakan kembali, beberapa di antaranya untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade. Bieber pun berulang kali bertanya kepada penonton, "Sejauh apa kalian mengikuti aku?".
Momen tersebut terasa personal dan santai, seolah penonton diajak bernostalgia bersama di ruang privat. Bieber tampak menikmati panggung tanpa beban, bahkan sempat bercanda soal koneksi wifi dan paparazi sebelum memutar klip viral interaksinya.
Setelah sesi tersebut, pertunjukan kembali ke format utama dengan lagu "Yukon". Bieber kemudian menghadirkan sejumlah musisi termasuk Dijon di lagu "Devotion", Tems di lagu "I Think You're Special", serta kolaborasi dengan Wizkid dan Tems untuk membawakan "Essence".
Beberapa bagian pertunjukan memang bisa lebih baik, tetapi banyak lagu di album "Swag" mencerminkan kerentanannya sebagai orang yang bukan lagi bintang cilik. Produksi panggung cukup minimal untuk sekelas headliner, namun mengingat gaya berpakaian sehari-harinya juga serupa dengan yang ia kenakan di panggung, hal itu tampaknya memang disengaja.

5 days ago
12















































