Apel siaga pengamanan mobilitas suporter sepak bola menjelang laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung di lapangan Mapolres Metro Bekasi, Sabtu (12/9/2026).(ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)
SEBANYAK 1.597 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan mobilitas serta aktivitas suporter jelang pertandingan BRI Super League 2026/2027 antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang dihelat pada Sabtu sore, 12 September 2026.
Pengamanan ketat di wilayah Kabupaten Bekasi ini melibatkan unsur Kepolisian, TNI, hingga Satpol PP guna mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di jalur pergerakan suporter.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari kesiapan kami dalam memberikan pelayanan serta pengamanan terhadap rangkaian aktivitas masyarakat dan suporter berkaitan dengan pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung," ujar Kapolres Metro Bekasi Kombes Andi Oddang Riuh Hutomo di Cikarang, Sabtu.
Fokus Titik Penyekatan dan Pengamanan Jalur Tol
Berdasarkan hasil pemetaan aparat keamanan, terdapat delapan titik persinggungan suporter yang menjadi atensi khusus. Dari jumlah tersebut, tujuh lokasi ditetapkan sebagai titik penyekatan yang dijaga ketat sejak sebelum kick-off hingga seluruh rangkaian pertandingan rampung.
Satu titik krusial lainnya berada di kawasan perbatasan Tol Karawang dan Bekasi. Titik ini memerlukan perhatian ekstra guna mengantisipasi pergerakan massa suporter yang melintas dari arah Bandung maupun Karawang. Selain itu, jajaran kepolisian turut memfokuskan pengamanan di sejumlah jembatan penyeberangan orang (JPO) di sepanjang jalur tol untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Selain pengawalan jalur keberangkatan dan kepulangan suporter, Polres Metro Bekasi juga memetakan sebanyak lima titik lokasi kegiatan nonton bareng (nobar) yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi.
Pendekatan Humanis
Guna mematangkan koordinasi di lapangan, jajaran kepolisian telah menyiapkan skema Tactical Floor Game (TFG). Simulasi ini dilakukan untuk menyamakan pola tindak, memperkuat koordinasi antarinstansi, serta memastikan penempatan personel di titik-titik rawan secara cepat dan terukur.
Patroli rayonisasi turut disiapkan sebagai kekuatan cadangan untuk mengantisipasi potensi peningkatan eskalasi situasi. Para pengendali lapangan diinstruksikan untuk terus siaga dan memperkuat komunikasi.
Kapolres menegaskan agar seluruh personel mengutamakan keselamatan serta bertindak secara persuasif dan humanis.
"Seluruh personel agar mengutamakan keselamatan, baik keselamatan diri sendiri maupun masyarakat. Laksanakan tugas secara persuasif, humanis namun tetap tegas sesuai ketentuan," tegas Andi Oddang.
Pengamanan intensif juga akan diberlakukan pascapertandingan berakhir. Aparat diarahkan untuk mencegah adanya konvoi atau selebrasi berlebihan dari kelompok suporter yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Menutup arahannya, Andi Oddang mengimbau para suporter untuk segera kembali ke daerah masing-masing usai laga usai serta menghindari tindakan provokatif. Ia mengajak seluruh elemen suporter menjadikan sepak bola sebagai wadah pemersatu persaudaraan, bukan sumber perpecahan.
"Jaga kesehatan, jaga keselamatan, jaga kekompakan, dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan lancar," pungkasnya
(Ant/P-4)


















































