Andy Burnham Tegaskan Dukungan Tak Goyah Inggris untuk Ukraina

2 hours ago 6
Andy Burnham Tegaskan Dukungan Tak Goyah Inggris untuk Ukraina Volodymyr Zelensky(Media Sosial X)

PERDANA Menteri Inggris Andy Burnham menegaskan komitmen "tak goyah" negaranya dalam mendukung Ukraina menjelang pertemuannya dengan Presiden Volodymyr Zelensky, Senin.

Zelensky menjadi tamu internasional pertama Burnham sejak ia menjabat seminggu yang lalu. Pihak Kantor Perdana Menteri (No 10) menyatakan kunjungan ini menggambarkan kuatnya hubungan antara kedua negara.

Dalam kunjungan ke pangkalan angkatan laut bersama Zelensky, Burnham mengumumkan bahwa Inggris akan membagikan kekayaan intelektual dari sistem perang elektronik terbaru mereka, "Stone Cloak". Langkah ini memungkinkan Ukraina untuk memproduksi teknologi tersebut dalam skala besar.

"Inggris berdiri bersama Ukraina, bahu-membahu, dan dukungan kami tetap tidak goyah. Rusia tidak boleh meragukan tekad kami, dan kami tidak akan mundur sampai mencapai perdamaian yang bertahan lama dan adil bagi Ukraina," tegas Burnham.

"Stone Cloak adalah inovasi buatan Inggris terbaik yang telah terbukti di garis depan, dan ini akan sangat penting untuk melindungi keamanan di kedua negara kita," tambahnya.

Sistem jamming elektronik berukuran sebesar komputer tablet ini dirancang untuk memblokir deteksi pada drone yang dipasangi perangkat tersebut. Kementerian Pertahanan Inggris telah mendistribusikan ribuan perangkat ini kepada pasukan Ukraina. Setelah penerapannya di Ukraina, teknologi tersebut akan diintegrasikan ke dalam senjata jarak jauh generasi baru Inggris, termasuk Project Brakestop untuk mengintegrasikan rudal jelajah berbiaya rendah.

Dalam kunjungan tersebut, kedua pemimpin juga menemui lebih dari 200 personel militer Ukraina yang berpartisipasi dalam Exercise Sea Breeze, sebuah latihan maritim untuk memperkuat kemampuan tempur dan penanggulangan ranjau di Laut Hitam.

Dukungan Inggris terhadap Ukraina terus mengalir sejak invasi Rusia empat tahun lalu, dengan total komitmen dana mencapai £25 miliar. Burnham menghubungi Zelensky pada hari pertamanya menjabat dan langsung mengundangnya ke Inggris.

Melalui unggahan di media sosial X, Zelensky menyampaikan apresiasinya.

"Saya sangat mengapresiasi bahwa dukungan untuk Ukraina dan rakyat kami akan tetap teguh," tulis Zelensky.

Mengenai perubahan kepemimpinan di Inggris, Zelensky sempat mengungkapkan kekhawatirannya namun tetap optimistis terhadap hubungan antarnegara.

"Tentu saja saya takut akan perubahan, tentu saja kami takut karena kami berada dalam perang setiap hari," ujar Zelensky.

"Tetapi sekali lagi, prioritasnya adalah hubungan antabangsa, bukan hanya antarindividu. Saya yakin hubungan ini tidak akan berubah, atau kita harus melakukan yang terbaik agar tidak kehilangan hubungan yang sangat baik ini," tambahnya.

"Saya berharap kita tidak akan pernah kehilangan hubungan kuat dengan Inggris selama atau setelah perang," tutup Zelensky. (BBC/Z-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |