Angkatan Laut AS Kehabisan Uang Akibat Perang Melawan Iran

5 hours ago 6
Angkatan Laut AS Kehabisan Uang Akibat Perang Melawan Iran Kapal AS(Media Sosial X)

OPERASI militer Amerika Serikat di Iran mulai memicu krisis keuangan di internal militer AS. Dokumen internal Pentagon serta kesaksian sejumlah pejabat pertahanan mengungkap bahwa Angkatan Laut AS (US Navy) terpaksa mengalihkan anggaran penggajian pegawai dan penundaan pemeliharaan fasilitas darat demi menutupi lonjakan biaya tempur di Timur Tengah.

Konflik bersenjata bertajuk Operation Epic Fury yang dimulai sejak akhir Februari 2026 tersebut telah menguras drastis pasokan amunisi AS. Pelaksanaan blokade laut secara masif di Selat Hormuz menambah beban operasional, sementara serangan balasan Iran terus merusak fasilitas militer strategis AS di kawasan tersebut.

Untuk menjaga operasional tempur tetap berjalan, Pentagon dilaporkan memindahkan alokasi dana secara sistematis dari rekening gaji personel yang nantinya ditutup menggunakan sisa anggaran tak terpakai. "Uang gaji dirampok untuk membiayai operasi darurat luar negeri," ujar seorang pejabat angkatan laut AS yang mengetahui manuver anggaran tersebut.

Krisis anggaran ini terjadi di tengah penolakan Kongres AS untuk menyetujui pengajuan dana darurat perang sebesar 67 miliar Dolar AS yang diajukan Gedung Putih. Berbeda dengan perang Irak atau Afganistan yang memiliki izin resmi resolusi Kongres, operasi militer ke Iran ini tidak mengantongi otorisasi penggunaan kekuatan militer dari parlemen, sehingga mempersulit persetujuan kucuran dana tambahan.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sebelumnya telah memperingatkan bahwa konflik dengan Iran sedikitnya telah menelan biaya langsung sebesar 35,7 miliar Dolar AS dan berpotensi memicu kelumpuhan operasional jika dana tambahan tidak disahkan.

Dampak krisis ini mulai memukul kesiapan armada laut AS. Selain penundaan perbaikan fasilitas pantai, Angkatan Laut AS kini terancam harus memangkas porsi latihan rutin dan pemeliharaan kapal demi mengamankan ketersediaan dana perang hingga akhir tahun fiskal.

(Theguardian/P-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |