APKARINDO: Saatnya Karet Rakyat Bangkit

6 days ago 3
 Saatnya Karet Rakyat Bangkit Asosiasi Petani Karet Indonesia (APKARINDO) resmi mengukuhkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APKARINDO periode 2026–2031 pada Senin, (14/9/2026) di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta.(MI/Bayu Anggoro)

ASOSIASI Petani Karet Indonesia (APKARINDO) resmi mengukuhkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) periode 2026–2031 pada Senin (14/9), di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta. Mengusung semangat “Petani Karet Rakyat Bangkit”, organisasi ini menegaskan komitmen untuk memperkuat struktur petani, meningkatkan produktivitas, serta mendorong hilirisasi karet nasional.

Ketua Umum DPP APKARINDO, Irfan Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa pengukuhan ini merupakan titik awal gerakan besar untuk mengembalikan kejayaan sektor perkaretan rakyat. Menurutnya, amanah ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata untuk hadir di tengah jutaan keluarga petani yang menggantungkan hidup pada komoditas karet.

“Momentum hari ini merupakan awal dari sebuah amanah besar untuk membangkitkan kembali kejayaan perkebunan karet rakyat Indonesia. Kita harus menjadi jembatan antara petani, pemerintah, industri, dan pasar,” ujar Irfan dalam keterangannya.

Transformasi Hulu ke Hilir

Dalam rangkaian acara tersebut, APKARINDO membacakan Deklarasi Menuju Kemandirian Petani, Produktivitas Nasional, dan Ketahanan Energi Nasional. Fokus utama organisasi ke depan adalah memastikan karet tidak lagi hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi memiliki nilai tambah melalui industri pengolahan.

Irfan menekankan pentingnya transformasi sektor karet dari hulu hingga hilir. “Kebangkitan karet rakyat bukan hanya tentang meningkatkan produksi, tetapi juga menciptakan nilai tambah. Karet tidak boleh berhenti sebagai bahan mentah,” tegasnya.

Agenda Strategis APKARINDO 2026-2031:

  • Penguatan organisasi petani di tingkat daerah.
  • Peningkatan produktivitas perkebunan rakyat.
  • Perluasan kemitraan strategis dengan pemerintah dan swasta.
  • Dorongan hilirisasi dan pengembangan produk manufaktur berbasis karet.

Sinergi Lintas Sektor

Kegiatan pengukuhan ini juga diisi dengan penandatanganan MoU kerja sama strategis serta Dialog Nasional Perkaretan. Acara ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pertanian, Kementerian Transmigrasi, Kepolisian RI, serta pimpinan asosiasi dan pelaku industri perkaretan nasional.

Dukungan juga datang dari perwakilan APKARINDO berbagai daerah, mulai dari Aceh, Palembang, Lampung, Riau, Jambi, hingga Kalimantan dan Jawa Barat (Garut dan Tasikmalaya). Dengan semangat gotong royong, APKARINDO menyatakan kesiapannya menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun industri karet yang mandiri, maju, dan berkelanjutan.

“Mari kita jadikan periode ini sebagai kebangkitan karet rakyat. Petani karet sejahtera, industri berjaya, negara berdaulat,” pungkas Irfan. (BY/E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |