Arti Kata Bertempik dalam Bahasa Indonesia yang Viral di Media Sosial

1 week ago 6
Arti Kata Bertempik dalam Bahasa Indonesia yang Viral di Media Sosial Arti Kata Bertempik dalam Bahasa Indonesia.(Dok. Magnific)

KOSAKATA bahasa Indonesia kembali menjadi sorotan di media sosial setelah istilah "bertempik" viral melalui unggahan akun Instagram @afrizaladiii. Kata yang jarang terdengar dalam percakapan sehari-hari ini merujuk pada tindakan memekik atau menjerit dengan suara yang sangat keras.

Makna Bertempik Menurut KBBI

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata dasar dari istilah ini adalah "tempik" yang berarti pekik keras. Sebagai kata kerja, "bertempik" didefinisikan sebagai tindakan memekik nyaring-nyaring atau menjerit kuat-kuat. Selain itu, terdapat bentuk kata benda "tempikan" yang berarti jeritan atau teriakan.

Penggunaan kata bertempik memberikan nuansa yang lebih spesifik dibandingkan kata umum seperti berteriak atau menjerit. Istilah ini sering kali menggambarkan respons spontan terhadap situasi tertentu, baik itu ekspresi kegembiraan, rasa terkejut, maupun antusiasme yang meluap.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Untuk memahami konteksnya, kata bertempik dapat diaplikasikan dalam berbagai situasi. Dalam suasana pertandingan olahraga, kata ini menggambarkan sorak-sorai penonton, misalnya: "Seluruh penonton bertempik gembira ketika tim jagoannya mencetak gol."

Selain itu, kata ini juga cocok digunakan untuk menggambarkan ekspresi anak-anak yang antusias, seperti: "Anak-anak bertempik riang saat melihat pertunjukan kembang api." Dalam konteks reaksi spontan karena kaget, kalimatnya bisa berupa: "Ia bertempik kaget ketika mendengar suara benda jatuh dari arah belakang."

Kekayaan Kosakata Bahasa Indonesia

Kemunculan kembali istilah bertempik di ruang publik mengingatkan masyarakat akan kekayaan kosakata bahasa Indonesia yang belum banyak tereksplorasi. Mengenal dan menggunakan kembali kata-kata unik seperti ini tidak hanya menambah perbendaharaan kata, tetapi juga memperkuat pemahaman terhadap variasi linguistik yang dimiliki bangsa.

Meskipun masyarakat lebih terbiasa dengan kata "bersorak" atau "menjerit", bertempik hadir sebagai alternatif diksi yang tepat untuk menggambarkan pekikan yang nyaring dan bertenaga. (KBBI, instagram/@afrizaladiii/Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |