Badan Geologi Periksa Gempa Bumi, Tsunami dan Gerakan Tanah di NTT

1 month ago 5
Badan Geologi Periksa Gempa Bumi, Tsunami dan Gerakan Tanah di NTT Ilustrasi(Dok BNPB)

BADAN Geologi melaporkan tiga kejadian bencana dalam peristiwa gempa di Nusa Tenggara Timur. Selain gempa bumi, dua peristiwa lainnya ialah tsunami dan gerakan tanah. 

Gempa bumi dilaporkan berdampak di Kabupaten Nagekeo dan Sikka. Sementara tsunami di Nagekeo dan gerakan tanah di Nagekeo, Sikka serta Manggarai. 

Pada peristiwa gempa bumi di Nagekeo, Badan Geologi menemukan kerusakan bangunan yang mengharuskan warga mengungsi. Kondisi ini sangat penting. 

"Masyarakat harus tetap berada di tempat pengungsian sampai kondisi bangunan dinyatakan aman," kata Kepala Badan Geologi Lana Saria. 

Gempa di Sikka, Badan Geologi menemukan kerusakan signifikan pada sejumlah bangunan. 
 
"Kebutuhan awal meliputi assessmen kelayakan bangunan secara lebih lanjut, pengamanan terhadap bagian bangunan yang rusak dan berpotensi membahayakan, serta penyediaan material untuk perbaikan rumah terdampak," tambah Lana. 

Sementara terkait tsunami di Nagekeo, Badan Geologi menemukan adanya jejak tsunami berupa genangan dengan kedalaman sekitar 0,5 meter, ketinggian limpasan sekitar 1 meter, serta jangkauan air 100–150 meter. 

"Di Marapokot tercatat 240 jiwa dari 80 kepala keluarga mengungsi, sedangkan di Anakoli tercatat 703 jiwa dari 187 KK. Tidak terdapat korban jiwa," jelasnya. 

Di sisi lain, gerakan tanah di Nagekeo menyebabkan retakan pada badan jalan di Pelabuhan Marapokot. "Diperlukan penanganan dan perbaikan segera," tandas Lana. 

Di Sikka, gerakan tanah menyebabkan longsoran material tanah, batuan dan keruntuhan lereng pada beberapa lokasi. 

Sementara gerakan tanah di Manggarai, ditemukan material longsoran pada lereng yang berpotensi memengaruhi kondisi lereng dan lingkungan sekitar. (SG/E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |