Bahaya Mata Merah: Waspadai Risiko Infeksi Berat hingga Glaukoma

1 week ago 25
 Waspadai Risiko Infeksi Berat hingga Glaukoma Ilustrasi(Dok Istimewa)

Kondisi mata merah sering kali dianggap sebagai masalah ringan yang bisa sembuh dengan sendirinya atau sekadar akibat kelelahan dan debu. Namun, para ahli kesehatan memperingatkan agar masyarakat tidak menyepelekan gejala ini, karena mata merah bisa menjadi indikasi adanya infeksi berat hingga penyakit serius seperti glaukoma.

Penyebab Umum dan Risiko Infeksi

Mata merah terjadi ketika pembuluh darah kecil di permukaan mata mengalami pelebaran atau meradang. Meskipun sering disebabkan oleh iritasi ringan atau konjungtivitis (mata merah menular), kondisi ini juga bisa menandakan adanya keratitis atau peradangan pada kornea yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur.

Jika disertai dengan rasa nyeri yang hebat, penurunan ketajaman penglihatan, atau sensitivitas berlebih terhadap cahaya, hal tersebut merupakan sinyal kuat bahwa infeksi yang terjadi tergolong berat dan memerlukan penanganan medis segera untuk mencegah kerusakan permanen.

Waspada Gejala Glaukoma

Salah satu risiko paling berbahaya yang ditandai dengan mata merah adalah glaukoma akut. Glaukoma merupakan kondisi di mana terjadi peningkatan tekanan di dalam bola mata yang dapat merusak saraf optik.

Tanda Bahaya Mata Merah yang Harus Diwaspadai:

  • Nyeri mata yang menusuk hingga ke kepala.
  • Penglihatan mendadak kabur atau melihat pelangi (halo) di sekitar lampu.
  • Mual dan muntah yang menyertai sakit mata.
  • Mata terasa sangat keras saat diraba.

Glaukoma sering disebut sebagai "pencuri penglihatan" karena jika tidak segera ditangani, tekanan tinggi pada mata dapat menyebabkan kebutaan permanen dalam waktu singkat.

Kapan Harus ke Dokter?

Mengingat adanya risiko komplikasi yang fatal bagi penglihatan, pemeriksaan dini sangat disarankan. Masyarakat diimbau untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis mata jika mata merah tidak kunjung membaik dalam waktu 24 jam atau jika muncul gejala tambahan seperti nyeri dan gangguan pandangan.

Penggunaan obat tetes mata sembarangan tanpa resep dokter juga sangat tidak dianjurkan, karena beberapa jenis obat tetes yang mengandung steroid justru dapat memperburuk kondisi jika penyebab utamanya adalah infeksi tertentu atau glaukoma.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |