Bantuan 19 Ton Dikirim untuk Korban Gempa NTT

1 week ago 5
 Bantuan 19 Ton Dikirim untuk Korban Gempa NTT Citra Borneo Indah (CBI) Group, Abdul Rasyid Foundation, dan Laznas Yakesma berkolaborasi bantu korban gempa NTT.(Dok.Istimewa)

SEBANYAK 19 ton bantuan kemanusiaan dikirim untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Citra Borneo Indah (CBI) Group, Abdul Rasyid Foundation, dan Laznas Yakesma.

Bantuan diberangkatkan dari Gudang Logistik di Depok, Jawa Barat, Kamis (11/9), dan selanjutnya dikirim melalui jalur darat serta laut menuju NTT.

Bantuan terdiri atas kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, antara lain obat-obatan, susu bayi, beras, minyak goreng, gula, serta kebutuhan hunian berupa terpal dan selimut bagi pengungsi yang masih bertahan di tenda darurat.

Owner CBI Group Nicky Pitaloka mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Ia berharap bantuan dapat meringankan beban para korban.

“Saya mewakili CBI Group menyampaikan terima kasih kepada Laznas Yakesma yang telah membantu penyaluran bantuan dari CBI Group kepada korban terdampak bencana NTT. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan penderitaan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat lainnya,” ujar Nicky.

CEO Laznas Yakesma Romdlon Hidayat mengapresiasi kepercayaan CBI Group kepada lembaganya untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan tersebut. “Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan CBI Group kepada Laznas Yakesma sebagai lembaga penyalur bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Laznas Yakesma berkomitmen menyalurkan bantuan secara profesional dan tepat sasaran serta memastikan barang bantuan sampai kepada yang membutuhkan,” kata Romdlon.

Setibanya di NTT, bantuan akan diterima tim Disaster Risk Management (DRM) dan relawan Laznas Yakesma. Bantuan kemudian disalurkan kepada masyarakat di wilayah terdampak sesuai kebutuhan di lapangan.

Pengiriman bantuan tersebut menjadi bagian dari sinergi dunia usaha dan lembaga filantropi dalam merespons kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat pascabencana. (E-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |