Pelayanan pembayaran pajak bumi dan bangunan di kantor Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta.(MI/REZA SUNARYA)
UNTUK mengejar target pendapatan daerah melalui pajak guna mendukung g pembangunan, Dinas Pendapatan Daerah Purwakarta, berkolaborasi dengan Bapeda Jabar, Samsat Purwakarta dan Bank BJB, melakukan Soft Launching Pelayanan Pembayaran PBB dan PKB.
Kegiatan dilaksanakan di aula kantor Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (2/9).
Langkah ini menjadi salah satu terobosan untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Purwakarta menargetkan pada sektor PBB bisa mengumpulkan Rp175,4 miliar. Hingga 31 Agustus 2026, pendapatan yang masuk mencapai Rp107,2 milyar atau sekitar 60,6%.
Kepala Bapeda Purwakarta, Yayat Hidayat, Rabu (2/9) mengatakan, untuk memenuhi target yang ditetapkan tersebut jajarannya terus mengoptimalkan dengan berbagai cara. Salah satunya ialah melaksanakan Soft Launching Pelayanan Pembayaran PBB di kelurahan.
Sementara itu, Camat Kecamatan Purwakarta, Heri Anwar mengatakan, Soft Launching Pelayanan Pembayaran Pajak Bumi Bangunan akan mempermudah proses pembayaran pajak. Selain itu juga lebih mendekatkan jangkauan bagi warga wajib pajak, karena nantinya sistem ini akan jemput bola. Wajib pajak bisa membayar pajak di depan rumahnya.
"Nantinya di tingkat kelurahan dan desa, kami akan merekrut kader untuk membantu mencari wajib pajak yang belum membayar pajak" katanya.
Dia menambahkan, dengan sistem jemput bola ke rumah warga wajib pajak, maka ditargetkan untuk perolehan pajak di tingkat Kecamatan Purwakarta bisa mencapai 95% di akhir 2026.

















































