Beli Mobil Bekas Tak Cukup Lihat Harga, Kondisi dan Riwayat Jadi Pertimbangan

3 weeks ago 35
Beli Mobil Bekas Tak Cukup Lihat Harga, Kondisi dan Riwayat Jadi Pertimbangan ZHC Aladin International memperkenalkan Wuling Certified Used Car. Melalui program ini, setiap kendaraan yang masuk menjalani inspeksi pada 135 titik.(Dok. ZHC Aladin International)

MEMBELI mobil bekas membutuhkan pertimbangan lebih dari sekadar harga. Kondisi mesin dan komponen, riwayat penggunaan, hingga kualitas kendaraan menjadi sejumlah hal yang perlu diperiksa konsumen sebelum memutuskan transaksi.

Kepastian kondisi kendaraan menjadi tantangan tersendiri karena konsumen tidak selalu dapat mengetahui secara menyeluruh riwayat penggunaan mobil yang akan dibeli. Karena itu, proses pemeriksaan dan transparansi informasi menjadi faktor penting untuk membantu calon pembeli menentukan pilihan.

Salah satu pendekatan yang ditawarkan di pasar kendaraan bekas adalah program mobil bersertifikasi. Melalui proses inspeksi dan standar tertentu, kendaraan yang dipasarkan sebagai mobil bekas bersertifikasi diharapkan memberikan informasi kondisi yang lebih terukur kepada konsumen.

Kebutuhan tersebut menjadi salah satu latar belakang ZHC Aladin International memperkenalkan Wuling Certified Used Car. Program tersebut diluncurkan pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Wuling Center Pondok Indah, Jakarta Selatan, sekaligus menjadi momentum dua tahun perjalanan ZHC Aladin International di industri otomotif Indonesia.

Melalui program ini, setiap kendaraan yang masuk menjalani inspeksi pada 135 titik. Kendaraan kemudian dapat menjalani perbaikan sesuai standar yang ditetapkan dan disertifikasi sebelum dipasarkan sebagai kendaraan bekas bersertifikasi. 

Bagi konsumen, proses pemeriksaan menjadi salah satu aspek yang dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi kendaraan sebelum pembelian. Selain kondisi fisik dan komponen kendaraan, transparansi dalam penetapan harga juga menjadi bagian dari program tersebut.

COO ZHC Aladin International Eddy mengatakan harga kendaraan dalam program tersebut ditentukan dengan mengacu pada data dan kondisi aktual kendaraan. "Dengan standar inspeksi kendaraan dan jaminan layanan, kami ingin meningkatkan rasa aman serta kepercayaan konsumen terhadap kendaraan bekas," kata Eddy. 

Menurut dia, transparansi tersebut menjadi bagian dari proses transaksi agar konsumen memperoleh informasi yang lebih jelas ketika mempertimbangkan kendaraan yang akan dibeli. Selain menyediakan kendaraan bekas bersertifikasi, program tersebut juga terhubung dengan skema trade-in. Pemilik kendaraan dapat menukarkan mobil yang dimiliki untuk mendapatkan kendaraan lain melalui jaringan diler.

Dalam program trade-in tersebut, Wuling memberikan penawaran hingga Rp10 juta di atas harga pasar. Skema ini menjadi salah satu alternatif bagi konsumen yang ingin mengganti kendaraan sekaligus memperoleh nilai dari mobil yang dimiliki sebelumnya. 

Dari sisi ketersediaan unit, ZHC Aladin International menargetkan sekitar 30 unit mobil bekas bersertifikasi per bulan atau sekitar 300–400 unit per tahun. Kendaraan tersebut diperoleh melalui skema trade-in dan akuisisi. 

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan konsumen di tengah beragamnya kebutuhan mobilitas. Bagi sebagian konsumen, kendaraan bekas dapat menjadi pilihan karena harga pembelian yang relatif lebih terjangkau dibandingkan kendaraan baru, tetapi kondisi dan riwayat kendaraan tetap menjadi pertimbangan penting.

CEO ZHC Aladin International Shao JunKan mengatakan peluncuran Wuling Certified Used Car menjadi salah satu langkah perusahaan untuk menyesuaikan layanan dengan kebutuhan konsumen yang terus berkembang.

"Kami sangat senang dapat memperkenalkan Wuling Certified Used Car sekaligus merayakan dua tahun perjalanan ZHC Aladin International. Bagi kami, momentum ini bukan hanya tentang memperkenalkan sebuah program baru, tetapi juga tentang terus memberikan pilihan dan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen," ujar Shao.

Kehadiran program kendaraan bekas bersertifikasi juga memperluas layanan diler, tidak hanya pada penjualan kendaraan baru, tetapi mencakup pengelolaan kendaraan bekas hingga layanan purnajual. Aktivitas trade-in dapat menjadi penghubung antara konsumen yang ingin menjual atau menukar kendaraan dengan diler.

ZHC Aladin International merupakan salah satu diler Wuling dan MG di Indonesia. Perusahaan berdiri pada 2024 dan pada 28 Agustus 2026 menandai dua tahun perjalanannya di industri otomotif Indonesia. Peluncuran Wuling Certified Used Car berlangsung bersamaan dengan perayaan dua tahun tersebut. 

Memasuki tahun ketiga operasionalnya, ZHC Aladin International menyatakan akan terus memperkuat layanan dan menghadirkan pilihan yang relevan dengan kebutuhan konsumen di pasar otomotif Indonesia.

Bagi calon pembeli, keberadaan program kendaraan bekas bersertifikasi dapat menjadi salah satu pilihan ketika mencari mobil bekas. Proses inspeksi, informasi mengenai kondisi kendaraan, transparansi harga, serta pilihan trade-in menjadi sejumlah aspek yang dapat dipertimbangkan sebelum menentukan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. (E-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |