Ben Shelton Melaju ke Final AS Terbuka, Tantang Alexander Zverev

1 week ago 21
Ben Shelton Melaju ke Final AS Terbuka, Tantang Alexander Zverev Ben Shelton(Dok ATP Tour)

Petenis muda Amerika Serikat, Ben Shelton, berhasil melangkah ke final AS Terbuka (US Open) setelah meraih kemenangan impresif empat set atas rekan senegaranya, Frances Tiafoe, dalam laga semifinal sesama petenis Amerika yang berlangsung sengit.

Kedua pemain tampil habis-habisan demi memperebutkan tiket final Grand Slam pertama mereka di hadapan publik Stadion Arthur Ashe yang riuh. Shelton, yang merupakan unggulan kedelapan, sempat tertinggal di set pertama sebelum akhirnya bangkit dan menang dengan skor 4-6, 6-3, 6-3, dan 7-5.

Pertandingan yang berlangsung selama tiga jam 17 menit tersebut menyuguhkan aksi memukau dari kedua pemain yang dikenal sebagai pembuat pukulan-pukulan spektakuler. Meski berada di bawah tekanan besar, Shelton berhasil menjaga ketenangannya untuk menyudahi perlawanan Tiafoe.

Di partai final yang akan digelar pada Minggu waktu setempat, petenis berusia 23 tahun itu akan menghadapi unggulan utama, Alexander Zverev. Zverev memastikan tempat di final setelah mengalahkan petenis non-unggulan asal Rusia, Karen Khachanov, dengan skor ketat 6-3, 7-6 (9-7), dan 7-6 (8-6). Ini merupakan final Grand Slam ketiga berturut-turut bagi Zverev saat ia mengejar gelar mayor keduanya tahun ini.

"Frances sudah seperti kakak bagi saya. Setiap kali kami bisa berada di lapangan ini bersama dan bertanding satu sama lain, itu sangat spesial," ujar Shelton dalam wawancara di lapangan. Ia juga memberikan penghormatan kepada mendiang neneknya serta para korban serangan 9/11 yang diperingati 25 tahun lalu.

"Ini adalah turnamen favorit kami berdua, lapangan favorit kami di dunia, dan bisa tampil maksimal di depan kalian semua adalah perasaan terbaik yang pernah ada," tambahnya.

Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah bagi Shelton setelah sebelumnya gagal di dua semifinal turnamen mayor. Kini, ia berpeluang mengakhiri penantian 23 tahun Amerika Serikat untuk memiliki juara tunggal putra di turnamen Grand Slam.

Sejak Andy Roddick meraih gelar di Flushing Meadows pada 2003—tepat 11 bulan setelah Shelton lahir—hanya ada enam petenis putra Amerika yang berhasil mencapai final Grand Slam, dengan Taylor Fritz menjadi yang terbaru di New York dua tahun lalu.

Namun, tantangan besar menanti Shelton di final. Ia tercatat selalu kalah dalam lima pertemuan sebelumnya melawan Zverev. Meski demikian, dengan kepercayaan diri tinggi dan dukungan penuh dari publik tuan rumah, Shelton optimistis bisa mencetak sejarah.

"Saya butuh kalian semua pada hari Minggu untuk membawa energi tersebut. Saya akan memberikan segalanya di lapangan dan saya harap kalian datang mendukung saya. Mari lakukan ini untuk Amerika Serikat," pungkas Shelton.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |