Pesepak bola Bhayangkara Presisi Lampung FC Matias Ernesto Ocampo Ornizun (kiri) menggiring bola dibayangi pesepak bola Persebaya Surabaya Risto Mitrevski (kanan) saat BRI Super League di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Lampung, Senin (5/9/2026).(Antara/Ardiansyah)
PELATIH Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan akan melakukan evaluasi total terhadap performa timnya meski baru saja memetik kemenangan tipis saat menjamu PSIM Yogyakarta. Fokus utama sang pelatih tertuju pada kondisi fisik sejumlah pemain pilar yang dinilai belum mencapai level kebugaran maksimal.
Kemenangan atas PSIM memang memberikan tambahan tiga poin penting bagi skuat berjuluk Bajul Ijo tersebut. Namun, Tavares melihat masih banyak celah dalam permainan tim yang perlu segera dibenahi sebelum melakoni laga-laga berikutnya.
"Kemenangan ini patut disyukuri, tetapi evaluasi tim akan tetap dilakukan. Banyak hal yang dianggap masih perlu perbaikan," ujar Bernardo Tavares di Surabaya, Senin (14/9).
Kondisi Alex Martins dan Saddil Ramdani
Dua nama yang menjadi sorotan utama Tavares adalah Alex Martins dan pemain sayap anyar, Saddil Ramdani. Keduanya diketahui belum berada dalam kondisi fisik 100 persen, yang memaksa tim pelatih untuk membatasi menit bermain mereka dalam pertandingan tersebut.
Alex Martins, yang baru pulih dari cedera, baru diturunkan pada awal babak kedua. Meski terkendala fisik, Alex membuktikan ketajamannya dengan menjadi penentu kemenangan lewat gol tunggal yang dicetak pada menit ke-81. Tavares mengakui bahwa karakteristik Alex sangat krusial bagi strategi tim.
"Kami membutuhkan pemain dengan karakteristik seperti Alex untuk bermain lebih dekat dengan gawang lawan. Alex bisa menahan bola dan memiliki karakteristik yang kami butuhkan. Sangat penting bagi kami bahwa ia bisa mencetak gol," jelas pelatih asal Portugal tersebut.
Namun, Tavares juga mencatat bahwa Alex sempat mengeluhkan nyeri pada ototnya, yang membuatnya kesulitan melakukan sprint maksimal. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat Persebaya sebenarnya unggul jumlah pemain setelah satu pemain PSIM diganjar kartu merah.
Adaptasi Saddil Ramdani
Selain Alex, kondisi Saddil Ramdani juga terus dipantau. Eks pemain Sabah FC tersebut baru dimasukkan pada menit ke-63. Menurut Tavares, Saddil masih memerlukan waktu lebih untuk menyatu dengan skema permainan tim dan membangun chemistry dengan rekan-rekan barunya.
"Sekarang dia masih dalam proses mengenal rekan-rekan setimnya, mengenal tim, dan memahami rencana permainan. Jadi, dia bermain beberapa menit dan berusaha memberikan yang terbaik," tambah Tavares.
Evaluasi fisik ini menjadi agenda mendesak bagi staf kepelatihan Persebaya guna memastikan seluruh pemain siap tempur dalam intensitas kompetisi yang tinggi. Tavares berharap proses adaptasi dan pemulihan pemain bisa berjalan lebih cepat agar rencana permainan tim dapat dieksekusi secara sempurna di lapangan. (I-2)


















































