Bersahabat dengan El Nino, Petani Pidie Aceh Panen Bawang Merah

2 hours ago 5
Bersahabat dengan El Nino, Petani Pidie Aceh Panen Bawang Merah Petani sedang memanen bawang merah Di Kawasan Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Aceh.(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)

FENOMENA alam El Nino tidak selamanya membawa dampak buruk bagi sektor pertanian. Di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, para petani membuktikan bahwa dengan strategi yang tepat, cuaca panas ekstrem justru bisa menjadi peluang keuntungan.

Alih-alih memaksakan diri menanam padi di tengah krisis air, para petani di beberapa kecamatan memilih untuk bersahabat dengan alam. Mereka mengalihkan komoditas tanam dari padi ke bawang merah yang lebih tahan terhadap kondisi kering.

Berdasarkan amatan di lapangan, aktivitas panen raya bawang merah terlihat ramai di Kecamatan Simpang Tiga, Kecamatan Peukan Baro, dan Kecamatan Pidie. Langkah ini diambil sebagai solusi cerdas menghadapi musim tanam gadu (musim tanam kedua) yang biasanya terkendala pasokan air irigasi.

"Karena krisis air irigasi, petani di sini lebih suka menanam bawang merah saat musim kemarau. Apalagi di sini kawasan pesisir, hasil produksi bawang merah cukup menjanjikan," ujar Mustamar Arifin, Kasubbag Program dan Keuangan Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, Senin (27/7).

Sentra Produksi di Wilayah Hilir

Lokasi panen bawang merah ini tersebar di beberapa wilayah adat atau Kemukiman, di antaranya Mukim Tunggoe, Mukim Iboh, Mukim Bungie, dan Mukim Pekan. Kawasan-kawasan tersebut berada di wilayah hilir yang memang kerap kesulitan mendapatkan sumber air irigasi saat musim kekeringan melanda.

Muslim, salah seorang petani setempat, mengungkapkan bahwa antusiasme warga untuk beralih komoditas sangat tinggi. Dari total 52 gampong (desa) yang ada di Kecamatan Simpang Tiga, sekitar 40 gampong di antaranya kini menjadi lahan produktif bawang merah.

"Sebagian lahan tanaman bawang merah itu milik sendiri dan sebagian lain disewakan," tambah Muslim.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa adaptasi terhadap perubahan iklim, seperti fenomena El Nino, menjadi kunci bagi keberlangsungan ekonomi petani. Dengan mengubah haluan dari padi ke bawang merah, petani di Pidie tetap mampu produktif meski di tengah ancaman kekeringan. (I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |