Jersey baru Bhayangkara FC.(MI/Khoeru Nadif Rahmat)
PRODUSEN apparel olahraga nasional Mills kembali menjalin kerja sama dengan Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk mengarungi Super League 2026/2027. Kolaborasi tersebut menandai kembalinya Mills sebagai apparel resmi Bhayangkara setelah kedua pihak berpisah selama satu musim.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Kesepakatan tersebut berlaku selama satu musim dan mencakup penyediaan kebutuhan apparel tim, termasuk jersey pertandingan serta produk untuk suporter.
Direktur Sales & Marketing Mills Stevendy Tjen mengatakan keputusan untuk kembali bekerja sama salah satunya didasari perkembangan Bhayangkara yang dinilai memiliki kemampuan bersaing di papan atas kompetisi.
"Kami bekerja sama kembali karena memang Bhayangkara juga ada potensi menjadi lima besar di Liga 1 dan kami berharap bisa juara nantinya di Liga 1 Indonesia," kata Stevendy di sela Indonesia Sports Summit 2026 di Jakarta.
Mills sebelumnya menjadi penyedia apparel Bhayangkara sebelum kedua pihak tidak bekerja sama pada musim 2025/2026. Menurut Stevendy, dinamika antara klub dan sponsor merupakan hal yang biasa terjadi dalam industri sepak bola.
"Kadang dinamika juga ya, sponsor dengan sepak bola tentunya kadang bersama, kadang tidak bersama, kadang bersama lagi," ujarnya.
Untuk kerja sama terbaru ini, Mills akan menyediakan berbagai kebutuhan apparel Bhayangkara selama satu musim. Stevendy berharap kolaborasi tersebut dapat berlanjut setelah periode kerja sama berakhir.
"Kali ini kita satu musim, semoga nanti kalau cocok ya bisa diperbanyak terus saja," kata Stevendy.
Perwakilan Bhayangkara FC Agus Rumekso Carel menyambut positif kembalinya Mills sebagai mitra apparel klub. Ia menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kembali kerja sama tersebut.
"Ya, Bhayangkara FC terima kasih juga dengan Mills, ya. Yang tahun kemarin kita sempat tidak bekerja sama, tetapi sekarang kita bekerja sama lagi," ujar Agus.
Kembalinya Mills berlangsung ketika Bhayangkara meningkatkan target setelah menjalani musim pertamanya secara penuh dengan bermarkas di Lampung. Pada musim lalu, Bhayangkara Presisi Lampung FC finis di peringkat kelima dengan koleksi 53 poin dari 34 pertandingan.
Memasuki Super League 2026/27, Bhayangkara memasang target menembus tiga besar. Skuad tersebut kini ditangani pelatih asal Spanyol, Oscar Bruzon.
Bhayangkara membuka kompetisi dengan hasil imbang 1-1 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Sumpah Pemuda, Sabtu (5/9).
Terbaru, Bhayangkara kembali meraih hasil imbang setelah bermain 2-2 melawan Dewa United di Stadion Banten International Stadium, Serang, Jumat (11/9).


















































