Bukan Hanya Air, Pelari Jarak Jauh Juga Perlu Memperhatikan Elektrolit

1 week ago 3
Bukan Hanya Air, Pelari Jarak Jauh Juga Perlu Memperhatikan Elektrolit Ilustrasi(magnifik)

Olahraga merupakan aktivitas fisik yang dilakukan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Salah satu olahraga yang banyak digemari adalah lari, lari jarak jauh membutuhkan daya tahan fisik dan asupan cairan yang cukup.

Menjaga tubuh tetap terhidrasi penting dilakukan selama berolahraga karena cairan berperan dalam menjaga performa, keamanan, dan kenyamanan tubuh. Durasi olahraga yang panjang dan keluarnya keringat dapat membuat tubuh kehilangan cairan. 

Karena itu, pelari jarak jauh perlu memperhatikan tidak hanya asupan air, tetapi juga elektrolit yang ikut hilang selama berolahraga. Kebutuhan tersebut dapat berbeda pada setiap orang, tergantung pada durasi aktivitas dan banyak keringat yang dikeluarkan.

Mengenal Elektrolit

Elektrolit adalah mineral yang memiliki muatan listrik ketika dilarutkan dalam air atau cairan tubuh, termasuk darah. Elektrolit dapat memiliki muatan positif maupun negatif dan terdapat dalam darah, urine, jaringan, serta berbagai cairan tubuh lainnya.

Elektrolit memiliki peran penting dalam menjaga berbagai fungsi tubuh. Beberapa fungsi tersebut meliputi:

  • Menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh serta membantu mengatur kadar asam dan basa (pH).
  • Mendukung kerja sel, otot, dan saraf, termasuk membantu membawa nutrisi ke dalam sel dan membuang limbah dari sel.
  • Menjaga fungsi jantung dan tekanan darah, termasuk membantu mempertahankan detak dan irama jantung tetap stabil.
  • Menunjang kesehatan tulang dan gigi.

Beberapa elektrolit utama yang dibutuhkan tubuh antara lain natrium, kalium, kalsium, magnesium, klorida, fosfat, dan bikarbonat. Elektrolit tersebut dapat diperoleh dari makanan dan cairan yang dikonsumsi sehari-hari.

Elektrolit bisa diperoleh dari makanan

Elektrolit seperti natrium dan kalium dibutuhkan tubuh untuk menjaga hidrasi, volume darah, serta fungsi saraf dan otot. Elektrolit dapat diperoleh dari berbagai makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari. 

  • Natrium: dapat diperoleh dari makanan yang mengandung garam, seperti roti dan makanan lainnya. Namun, asupan natrium tetap perlu diperhatikan karena konsumsi berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah atau hipertensi. Sebagian besar natrium dalam makanan berasal dari makanan kemasan dan makanan restoran.
  • Kalium: banyak ditemukan secara alami dalam sayuran, buah-buahan, makanan laut, dan produk susu. Sumber kalium antara lain pisang, jeruk, melon, kentang, ubi jalar, bayam, dan brokoli.
  • Sumber elektrolit lainnya: buah-buahan, sayuran hijau, ikan berlemak, produk susu rendah lemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian juga dapat membantu memenuhi kebutuhan elektrolit dan mineral tubuh.

Kebutuhan elektrolit juga dapat diperoleh dari minuman olahraga, tablet, atau bubuk elektrolit. Namun, penggunaannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan karena beberapa produk dapat mengandung gula dan kafein dalam jumlah tinggi. 

Sumber: MedlinePlus, Centers for Disease Control and Prevention, American Heart Association

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |