Angklung berhasil menembus pasar mancanegara melalui tangan pengrajin Banjarnegara.
REPUBLIKA.CO.ID, BANJARNEGARA - Produsen angklung asal Banjarnegara resmi mengekspor produknya ke Amerika Serikat. Pelepasan ekspor perdana dilaksanakan di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Banjarnegara, Kamis (18/6/2026).
Kepala Kantor Bea Cukai Purwokerto, Dwijanto Wahjudi mengungkapkan pelepasan ekspor ini merupakan tindak lanjut Program Pelatihan Pembinaan Pengembangan Usaha Produk Ekspor Unggulan Kabupaten Banjarnegara. Dalam program tersebut, Bea Cukai turut memberikan edukasi terkait regulasi dan prosedur ekspor dan mengenalkan fasilitas kepabeanan bagi pelaku usaha.
Ia menegaskan komitmen Bea Cukai dalam mendukung ekspor pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Keberhasilan ekspor ini membuktikan bahwa UMKM Indonesia memiliki daya saing yang kuat. Bea Cukai siap mendukung pelaku usaha melalui berbagai fasilitas dan layanan kepabeanan untuk memperluas akses ke pasar ekspor," ujarnya.
Komitmen tersebut juga didukung oleh Direktur PT Uba Uhud International, M. Noor Fahmi. Dia mengatakan keberhasilan ini didukung oleh kualitas bahan baku serta keterampilan pengrajin lokal dalam menghasilkan produk yang berdaya saing.
Angklung merupakan alat musik tradisional berbahan bambu yang berasal dari Jawa Barat dan telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan pada 2010. Kini, warisan budaya tersebut berhasil menembus pasar mancanegara melalui tangan para pengrajin Banjarnegara.
Perjalanan ekspor ini bermula dari inisiatif sederhana seorang kreator konten bernama Windi Al Amin yang mengenalkan angklung produksi Banjarnegara melalui media sosial Youtube. Dari konten tersebut, muncullah peluang ekspor ke pasar Amerika Serikat.
Selain ekspor ke Amerika Serikat, kegiatan ini juga menandai pengiriman sampel produk dari 25 pelaku usaha lokal Banjarnegara ke Jepang. Hal tersebut menunjukkan semakin terbukanya peluang pasar internasional bagi produk unggulan Banjarnegara dan wilayah sekitar.
Selain Bea Cukai, kegiatan pelepasan ekspor tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Adi Cahyono Purwo Saputro, dan Anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara, Guruh Tri Adi Putra.
Melalui kegiatan tersebut, Bea Cukai menegaskan perannya sebagai industrial assistance dan trade facilitator untuk terus hadir menjadi mitra pelaku usaha melalui asistensi dan pendampingan ekspor guna mendorong semakin banyak produk lokal menembus pasar dunia.

2 hours ago
3













































