Studi Ungkap Rutin Minum Kopi Hitam Menurunkan Risiko Penyakit Hati

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bagi sebagian orang, kopi menjadi minuman andalan untuk bisa mengawali hari. Menyeruput kopi terutama kopi hitam secara rutin pada pagi hari dikaitkan dengan penyakit hati yang lebih rendah serta penurunan risiko penyakit hati kronis.

Penelitian yang dipimpin oleh pakar kedokteran keluarga, dr Jun-Hyuk Lee, menunjukkan bahwa minum kopi secara rutin dikaitkan dengan perkembangan penyakit hati yang lebih lambat. Salah satu kondisi yang menjadi perhatian adalah metabolic dysfunction-associated steatotic liver disease (MASLD), yakni penyakit yang terjadi ketika lemak berlebih menumpuk di hati.

Dalam penelitiannya, dr Lee menemukan konsumsi kopi secara rutin dapat menurunkan risiko MASLD. Sedangkan penelitian lainnya menunjukkan kopi mungkin membantu memperlambat perkembangan penyakit tersebut.

Lantas mengapa kopi menjadi minuman pagi terbaik untuk hati? Menurut dr Lee, kopi mengandung kombinasi berbagai zat gizi, antioksidan, dan kafein. Senyawa-senyawa kimia dalam kopi juga dapat memberikan dukungan antioksidan yang membantu melindungi hati dari kerusakan dan penumpukan lemak, demikian seperti dilansir laman Very Well Health, Kamis (13/8/2026).

Akan tetapi, mekanisme pasti mengenai bagaimana kopi memberikan manfaat bagi hati masih belum sepenuhnya diketahui. Karena itu, penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan.

Takaran kopi juga penting menjadi perhatian. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di jurnal Annals of Hepatology, manfaat terbesar bagi kesehatan hati terlihat pada konsumsi dua cangkir kopi atau lebih per hari.

Namun, asupan kafein secara keseluruhan tetap perlu diperhatikan. Konsumsi lebih dari 400 miligram (mg) kafein per hari dapat menimbulkan efek buruk bagì kesehatan. Kandungan kafein dalam kopi berbeda-beda tergantung metode pembuatannya. Secara umum, satu cangkir kopi seduh drip berukuran 8 ons atau sekitar 237 mililiter mengandung sekitar 95 mg kafein.

Menurut sebuah analisis berskala besar, semua jenis kopi termasuk kopi bubuk dan kopi tanpa kafein terbukti mengurangi risiko penyakit hati. Namun, penelitian mengenai metode penyeduhan mana yang paling baik untuk kesehatan hati masih terbatas. Belum diketahui secara pasti apakah metode pour-over, drip, french press, atau espresso memberikan manfaat yang lebih baik dibandingkan metode lainnya.

Pakar gizi Amy Brownstein mengatakan manfaat kopi bagi kesehatan hati juga dapat dipengaruhi oleh bahan yang ditambahkan ke dalamnya. Gula menjadi salah satu hal yang perlu dibatasi.

"Minuman yang diberi tambahan gula dikaitkan dengan kesehatan hati yang lebih buruk. Karenanya membatasi gula tambahan tetap memberikan dampak positif bagi kesehatan hati," kata Brownstein.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |