Como Cetak Sejarah, tapi tak Ada Pemain Italia di Starting XI

1 week ago 5
Como Cetak Sejarah, tapi tak Ada Pemain Italia di Starting XI Como menjadi satu-satunya wakil Italia yang menang di Liga Champions.(Dok. Instagram Nico Paz/@nicopaz10)

COMO 1907 mencuri perhatian pada pekan pertama Liga Champions 2026/2027. Klub promosi asal Italia itu menjadi satu-satunya wakil Serie A yang meraih kemenangan setelah menundukkan RB Leipzig 4-1.

Namun, di balik kemenangan tersebut, muncul fakta menarik. Como membawa nama Italia di kompetisi Eropa, tetapi tidak menurunkan satu pun pemain Italia dalam susunan pemain utama.

Kemenangan Como terasa semakin istimewa karena tiga klub Italia lainnya gagal meraih hasil maksimal pada laga pembuka Liga Champions. Inter Milan kalah dari Real Madrid, Napoli takluk dari Arsenal, sementara AS Roma bermain imbang melawan Fenerbahçe.

Situasi tersebut membuat Como menjadi satu-satunya tim Italia yang mengamankan tiga poin pada pertandingan pertama.

Wajah Internasional Como

Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengandalkan komposisi pemain dengan latar belakang internasional. Starting XI Como diisi oleh pemain seperti Nico Paz, Assane Diao, Máximo Perrone, Lucas Da Cunha, hingga Luis Milla.

Tidak ada nama pemain Italia yang tampil sejak menit awal.

Komposisi tersebut menggambarkan strategi Como yang membangun skuad dengan memanfaatkan talenta dari berbagai negara. Pendekatan itu berbeda dengan tradisi sejumlah klub Italia yang selama ini berupaya mempertahankan identitas lokal melalui pengembangan pemain dalam negeri.

Nico Paz Jadi Simbol Generasi Baru

Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Nico Paz. Pemain asal Argentina tersebut merupakan produk akademi Real Madrid sebelum melanjutkan kariernya bersama Como.

Dalam kemenangan atas Leipzig, Paz berperan penting dengan menyumbangkan dua assist. Performanya kembali menegaskan bagaimana pemain hasil pembinaan klub luar Italia mulai memberikan pengaruh di Serie A.

Kehadiran Paz juga memunculkan kembali perdebatan mengenai arah sepak bola Italia. Apakah masa depan Serie A akan semakin bergantung pada talenta internasional, atau klub-klub Italia perlu lebih serius mencetak pemain lokal?

Paradoks Sepak Bola Italia

Como menunjukkan bahwa keberhasilan klub Italia di panggung Eropa tidak selalu datang dari pemain Italia. Mereka justru menjadi representasi terbaik Italia pada pekan pertama Liga Champions melalui skuad yang mayoritas berasal dari luar negeri.

Kemenangan Como atas Leipzig akhirnya menghadirkan sebuah paradoks: Italia meraih kemenangan, tetapi tanpa satu pun pemain Italia dalam starting XI. (Instagram @thegivengo/Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |