Pameran Cosmoprof Asia tahun lalu.(MI/HO)
PAMERAN kecantikan bergengsi di kawasan Asia-Pasifik, Cosmoprof Asia 2026, bersiap kembali menyapa para pelaku industri di Hong Kong pada November mendatang. Memasuki edisi ke-29, ajang ini menjadi platform strategis bagi perusahaan kecantikan asal Indonesia untuk memperluas jaringan bisnis, melakukan sourcing produk, hingga memantau tren pasar global.
Penyelenggaraan tahun ini akan terbagi dalam dua lokasi utama guna mengakomodasi seluruh rantai nilai industri kecantikan, mulai dari tahap produksi hingga produk jadi siap pakai.
| Cosmopack Asia | AsiaWorld-Expo | 10–12 November 2026 | Rantai pasok, kemasan, bahan baku, mesin, private label, dan teknologi. |
| Cosmoprof Asia | Hong Kong Convention and Exhibition Centre | 11–13 November 2026 | Produk jadi bermerek: kosmetik, wewangian, produk natural, kuku, spa, dan perawatan rambut. |
Momentum Strategis Produk Halal Indonesia
Salah satu sorotan utama bagi delegasi Indonesia adalah penguatan segmen produk kecantikan halal. Berdasarkan riset SeaAsia Stat, Indonesia memegang peranan krusial dalam pertumbuhan industri halal global berkat basis konsumen yang besar dan permintaan tinggi terhadap transparansi bahan baku.
Penyelenggaraan Cosmoprof Asia 2026 terasa kian relevan mengingat mulai Oktober 2026, Indonesia akan mewajibkan sertifikasi halal bagi seluruh produk kecantikan dan perawatan kulit. Halal kini tidak lagi sekadar pemenuhan aspek religius, namun telah bertransformasi menjadi indikator kualitas, keamanan, dan kepercayaan bagi konsumen Muslim maupun non-Muslim.
Eksistensi Perusahaan Indonesia di Kancah Global
Keikutsertaan perusahaan Indonesia dalam ajang ini bukanlah hal baru. Beberapa nama besar tercatat telah konsisten berpartisipasi selama lebih dari satu dekade, memperkuat posisi merek lokal di pasar internasional.
| Royal Korindah | 20 Tahun |
| Eyelashes Bio Takara | 13 Tahun |
| PT Sung Shim International | 11 Tahun |
Kampanye "WANTED" dan Kehadiran Italia
Menjelang pembukaan, Cosmoprof Asia meluncurkan kampanye global bertajuk “WANTED”. Kampanye ini menyoroti tiga pilar utama: Rule-Breakers (pendobrak standar industri), Innovators (pelopor teknologi dan formulasi), serta Fragrance Addicts (eksplorasi wewangian niche).
Tahun ini, Italia ditetapkan sebagai Country of Honour. Melalui dukungan Italian Trade Agency (ITA), paviliun khusus Italia akan menampilkan kreativitas dan keunggulan manufaktur Negeri Pizza tersebut. Selain itu, pengunjung dapat mengeksplorasi area niche fragrance hasil kolaborasi dengan Esxence serta mengikuti simposium Beauty Ingredients & Formulation Asia (BIFA).
Penyelenggaraan Cosmoprof Asia 2026 diperkirakan akan menarik lebih dari 78.000 pengunjung dan 2.900 peserta pameran dari 40 negara. Pendaftaran bagi profesional industri dan media kini telah dibuka secara daring melalui situs resmi Cosmoprof Asia untuk akses masuk gratis. (Z-1)


















































