Rayan Cherki.(Darren Staples / AFP)
MANCHESTER City mengawali era baru bersama Enzo Maresca dengan catatan positif. The Citizens menghancurkan Crystal Palace 4-1 pada pekan ke-2 Liga Primer Inggris di Selhurst Park, Sabtu (29/8) dini hari WIB.
Rayan Cherki menjadi salah satu pemain yang paling menonjol. Cherki mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Gelandang asal Prancis itu juga tampil efektif dalam membantu permainan City, termasuk ketika harus meredam pergerakan gelandang Palace, Adam Wharton.
Maresca memberikan apresiasi khusus kepada Cherki. Menurutnya, pemain berusia 23 tahun itu tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga bekerja keras ketika tim kehilangan bola.
"Penampilannya tanpa bola luar biasa. Semua orang tahu kualitasnya, tetapi ketika dia bekerja keras tanpa bola, dia memberikan sesuatu yang sangat penting bagi kami," kata Maresca.
"Dia bertugas mengawal Wharton dan mampu mengontrolnya. Dia membantu kami sekarang dan akan sangat membantu pada masa depan. Kami tahu dia pemain berkualitas," tambahnya.
Cherki sebelumnya tidak masuk starting XI ketika City mengalahkan Bournemouth 2-1 pada pertandingan pembuka liga. Maresca mengakui sang pemain sempat kecewa karena keputusan itu.
Namun, Cherki langsung memberikan respons di lapangan. Ia masuk sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Bournemouth dan menyumbang dua assist. Kesempatan menjadi starter melawan Palace kemudian dimanfaatkannya untuk menunjukkan kemampuannya.
City sempat kehilangan keunggulan setelah kiper Gianluigi Donnarumma mencetak gol bunuh diri. Sebelumnya, Erling Haaland membawa City unggul lebih dahulu.
Cherki kemudian mengembalikan keunggulan City melalui dua golnya. Haaland menutup kemenangan dengan gol tambahan pada menit-menit akhir pertandingan.
Meski tampil menentukan, Cherki menilai permainannya masih belum maksimal. Ia bahkan mengkritik penampilannya sendiri pada babak pertama.
"Penampilan saya biasa saja. Pada babak pertama kami tidak menemukan ruang dan saya bermain buruk," ujar Cherki.
"Saya harus menunjukkan kepada mereka bahwa saya ingin bermain dan mencetak gol. Pada pertandingan berikutnya, saya ingin lebih sering mengalirkan bola," tambahnya.
Cherki juga melihat pergantian pelatih di City sebagai kesempatan untuk membuka lembaran baru. Musim lalu, pemain yang didatangkan dari Lyon itu sempat tidak mendapat kepercayaan penuh dari Pep Guardiola.
"Pep adalah bagian besar dari cerita sebelumnya. Sekarang kami akan memulai cerita yang baru. Kami ingin membuktikannya dan kami berada di sini untuk itu," kata Cherki.
(AFP/P-4)


















































