Danantara Housing Expo 2026.(MI/Insi Nantika Jelita)
MASYARAKAT Berpenghasilan Rendah (MBR) menjadi salah satu target utama dalam ajang Danantara Housing Expo 2026. Segmen yang dikategorikan sebagai first home ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah pertama dengan dukungan regulasi pemerintah.
Senior Director Sector Specialist Property & Real Estate Danantara Asset Management, Dian Takdir Badrsyah, mengungkapkan bahwa pameran ini menyediakan berbagai kelas hunian. Selain MBR, tersedia pula kategori family home untuk kelas menengah dan premium living.
“Salah satunya untuk kelas masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), kita sebut first home. Tentunya kita harus mengikuti Permen PKP yang sudah ada,” ujar Dian dalam konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (21/8).
Penyediaan hunian MBR ini mengacu pada Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Nomor 5 Tahun 2025. Langkah ini sekaligus menjadi komitmen Danantara dalam mendukung program pemerintah untuk menyediakan 3 juta unit hunian melalui kolaborasi lintas sektor.
Saat ini, tercatat ada sekitar 49.000 unit hunian MBR yang ditawarkan dalam expo tersebut. Lokasinya tersebar di Pulau Jawa dan luar Jawa, mencakup wilayah seperti Balikpapan, Kalimantan Timur, hingga Sumatera Utara. Dian menjamin seluruh unit telah melewati proses kurasi ketat terkait legalitas dan kualitas bangunan.
Dari sisi pembiayaan, Managing Director Stakeholders Management BPI Danantara, Rohan Hafas, menyebutkan terdapat 30 pengembang yang menawarkan produk hunian dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Danantara berperan mengintegrasikan ekosistem perumahan yang melibatkan pengembang, perbankan, hingga asuransi.
“Kami mengintegrasikan dan mengolaborasikan semua ekosistem perumahan untuk memudahkan calon pembeli mendapatkan akses pembiayaan,” kata Rohan.
Guna memberikan fleksibilitas finansial, Danantara menawarkan skema pembiayaan dengan suku bunga kompetitif dan tenor panjang hingga 30 tahun. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat menyesuaikan cicilan dengan kemampuan ekonomi mereka masing-masing. (Z-10)


















































