Dari Jerat Rentenir hingga Final PFL 2026, Nasabah PNM Dapat Kesempatan Perluas Pasar

5 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kesempatan memperluas pasar dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk membantu pelaku usaha ultra mikro keluar dari tekanan ekonomi dan ketergantungan terhadap pinjaman rentenir. Melalui ajang Grand Final Pro Futsal League (PFL) 2026, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan 20 nasabah PNM Mekaar untuk berjualan langsung di area pertandingan.

Sebagai sponsor utama PFL 2026, PNM tidak hanya memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan olahraga nasional, tetapi juga membuka akses pasar bagi pelaku usaha ultra mikro agar dapat menjangkau lebih banyak konsumen dan meningkatkan pengalaman berusaha.

Salah satu nasabah yang mendapatkan kesempatan tersebut adalah Iin Sutiyani. Perempuan asal Yogyakarta itu mengaku pernah menghadapi tekanan ekonomi akibat pinjaman harian yang membebani usahanya.

"Dulu, setiap hari rasanya seperti dikejar waktu. Bukan hanya memikirkan dagangan harus laku, tetapi juga tagihan pinjaman harian yang terus datang. Dengan kondisi suami yang sakit dan usaha kecil sebagai tumpuan keluarga, tekanan itu membuat langkah saya terasa berat," ujar Iin dalam keterangan tertulis, Selasa (23/6/2026).

Ia menuturkan, kondisi usahanya mulai membaik setelah bergabung dengan program PNM Mekaar yang memberinya akses pembiayaan dan pendampingan usaha.

"Setelah bergabung dengan PNM Mekaar, saya perlahan bisa mendapatkan akses modal yang lebih aman dan menata usaha dengan lebih tenang. Sekarang, bisa berjualan di Grand Final PFL 2026 menjadi kebanggaan tersendiri, karena saya merasa usaha kecil seperti kami juga punya kesempatan untuk tumbuh dan dihargai," kata Iin.

Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan pemberdayaan masyarakat prasejahtera tidak cukup hanya melalui penyaluran modal usaha. Menurut dia, akses terhadap peluang dan pasar juga menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan usaha ultra mikro.

"Bagi perempuan ultra mikro, modal bukan sekadar uang. Modal adalah kesempatan untuk bernapas lebih lega, berdiri lebih kuat, dan melanjutkan perjuangan dengan harapan baru. Ketika mereka diberi ruang untuk tumbuh, yang bergerak bukan hanya usahanya, tetapi juga keluarganya dan ekonomi di sekitarnya," ujar Kindaris.

PNM berharap keterlibatan 20 nasabah Mekaar dalam Grand Final PFL 2026 dapat menjadi sarana bagi pelaku usaha ultra mikro untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi keluarga. Selain membuka akses pasar, langkah tersebut juga diharapkan dapat membantu masyarakat menghindari praktik pinjaman berbunga tinggi yang kerap menjerat pelaku usaha kecil.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |