Ilustrasi(Dok istimewa )
KECUKUPAN nutrisi pada masa pertumbuhan menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan orangtua. Salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan adalah kecukupan zat besi, mengingat mineral ini berperan dalam pembentukan hemoglobin yang membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk otak. Kekurangan zat besi dapat memicu anemia defisiensi besi yang berpotensi memengaruhi aktivitas, kemampuan belajar, dan perkembangan anak. Dokter Spesialis Anak dr. Ria Yoanita, Sp.A mengatakan, defisiensi besi yang memicu anemia defisiensi besi masih menjadi tantangan kesehatan yang perlu diwaspadai oleh orangtua. Menurutnya, kebutuhan zat besi perlu diperhatikan untuk mendukung tumbuh kembang anak sesuai tahapan usianya.
“Zat besi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh, termasuk otak. Kecukupan zat besi sangat memengaruhi aktivitas, kemampuan belajar, dan perkembangan anak sesuai usianya,” jelas dr. Ria dalam dalam kegiatan edukasi nutrisi yang digelar Sarihusada dan Raja Susu di Jakarta, Kamis (27/8).
Untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut, orangtua disarankan memperhatikan pola makan anak secara seimbang dengan memasukkan sumber zat besi seperti daging merah, ikan, telur, dan sayuran hijau. Selain makanan, susu fortifikasi yang dilengkapi kombinasi zat besi dan vitamin C juga dapat menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi asupan. Orangtua juga perlu lebih cermat membaca label nutrisi pada kemasan untuk mengetahui kandungan zat gizi dari produk yang dipilih. Edukasi menjadi bagian penting agar orang tua dapat memahami kebutuhan nutrisi anak dan mengambil keputusan yang tepat dalam keseharian. Pemahaman mengenai jenis zat gizi, sumber makanan, serta kebutuhan nutrisi berdasarkan tahapan tumbuh kembang dapat membantu orangtua menyusun pola makan yang lebih sesuai bagi anak. Pentingnya perhatian terhadap nutrisi anak juga disampaikan oleh public figure dan Bunda SGM, Asmirandah. Sebagai ibu, ia mengatakan pemenuhan kebutuhan nutrisi anak membutuhkan perhatian sehari-hari karena kebutuhan anak tidak hanya sebatas rasa kenyang, tetapi juga asupan yang mendukung tumbuh kembang.
“Sebagai ibu, saya percaya bahwa anak membutuhkan lebih dari sekadar kenyang. Mereka perlu nutrisi lengkap untuk mendukung tumbuh kembang, daya tahan tubuh, dan kemampuan belajarnya. Saya selalu berusaha menyiapkan menu harian yang beragam, namun saya juga memahami bahwa memenuhi kebutuhan nutrisi anak setiap hari tidak selalu mudah,” tuturnya.
Pengalaman tersebut, menurut Asmirandah, membuat edukasi dan pemahaman mengenai nutrisi menjadi penting bagi orangtua. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya melengkapi asupan harian anak dengan susu fortifikasi SGM Eksplor dan telah memberikannya kepada putrinya, Chloe, sejak berusia di atas satu tahun hingga saat ini.
Perhatian terhadap edukasi nutrisi kemudian menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) bersama Raja Susu. Dalam rangka memperingati 72 tahun perjalanan Sarihusada, kedua pihak menghadirkan kegiatan edukasi nutrisi dan aktivitas keluarga di 17 titik wilayah Jabodetabek, termasuk Raja Susu Flagship Store PIK pada 27 Agustus 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi edukasi nutrisi bersama pakar kesehatan, permainan edukatif atau edu-games yang melibatkan ibu dan anak, serta sesi minum susu bersama secara serentak di 17 lokasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas informasi mengenai nutrisi sekaligus mendorong keterlibatan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
General Secretary Director Danone Indonesia Agung Laksamana mengatakan, perjalanan 72 tahun Sarihusada tidak terlepas dari upaya perusahaan mengikuti kebutuhan gizi masyarakat yang terus berkembang. Sejak didirikan pada 1954, Sarihusada menyatakan fokus pada peningkatan kualitas gizi anak Indonesia dan telah membantu menutrisi lebih dari 75 juta anak.
"Sejak didirikan pada tahun 1954, tujuan kami tetap sama: meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia. Selama lebih dari tujuh dekade, kami telah membantu menutrisi lebih dari 75 juta anak. Dipercaya sebagai No.1 Pilihan Bunda memotivasi kami untuk terus berinovasi,” ujar Agung.
Menurut Agung, peran ibu juga menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan nutrisi di dalam keluarga. Ketika orangtua memiliki pengetahuan dan kepercayaan diri dalam menentukan pilihan nutrisi, keputusan yang dibuat di rumah dapat berkontribusi terhadap fondasi kesehatan anak.
“Ketika para ibu semakin berdaya dan percaya diri dalam mengambil keputusan nutrisi terbaik di rumah, mereka turut membangun fondasi bangsa yang siap menghadapi masa depan,” tambahnya.
Sarihusada menyebut pengembangan nutrisi dilakukan dengan dukungan ahli nutrisi dan berbagai studi klinis. Perusahaan juga menghadirkan rangkaian nutrisi untuk berbagai tahap tumbuh kembang anak, mulai dari sejak lahir hingga usia sekolah. Melalui SGM Eksplor, Sarihusada juga menyediakan formula khusus bagi anak yang tidak cocok dengan susu sapi.
Selain pengembangan produk, perusahaan menyatakan upaya mendukung keluarga dilakukan melalui edukasi dan berbagai inisiatif yang ditujukan untuk memperluas manfaat bagi masyarakat. Edukasi dinilai penting karena pemenuhan nutrisi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan produk, tetapi juga pemahaman orang tua mengenai kebutuhan anak.
“Selama 72 tahun, kami percaya bahwa mendukung tumbuh kembang anak tidak cukup hanya melalui pemenuhan nutrisi. Karena itu, Sarihusada juga terus menghadirkan berbagai program edukasi dan inisiatif sosial yang mendukung keluarga Indonesia. Kami meyakini bahwa investasi terbaik untuk masa depan Indonesia dimulai dari keputusan yang dibuat setiap hari di rumah oleh para orang tua untuk anak-anak mereka,” ujar Agung.
Dari sisi akses, Sarihusada juga menggandeng Raja Susu dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan tersebut. Sales Director Danone Specialized Nutrition Indonesia Rizki Imam Ardhi mengatakan, pemenuhan nutrisi anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar informasi dan akses terhadap nutrisi dapat menjangkau lebih banyak keluarga.
“Memberikan nutrisi terbaik bagi anak Indonesia bukan hanya tentang menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga memastikan rangkaian nutrisi lengkap sejak lahir hingga usia sekolah, dengan formulasi yang dirancang sesuai kebutuhan anak, mudah diakses oleh orang tua hingga edukasi terhadap nutrisi,” kata Rizki.
Menurut dia, kolaborasi antara berbagai pihak dapat membantu orang tua memperoleh informasi mengenai kebutuhan nutrisi anak sekaligus mendukung penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan di 17 titik bersama Raja Susu, pihaknya berharap semakin banyak keluarga memperoleh edukasi mengenai pentingnya nutrisi sejak dini. Kolaborasi tersebut juga dinilai sejalan dengan upaya memperluas akses keluarga terhadap produk nutrisi dan informasi yang relevan.
Owner Raja Susu Yohanes David Setiawan mengatakan, pihaknya ingin menjadi salah satu mitra keluarga dalam memenuhi kebutuhan nutrisi pada berbagai tahap kehidupan.
“Hingga hari ini Raja Susu telah hadir di lebih dari 174 cabang dan terus berupaya menjadi mitra bagi keluarga Indonesia dalam memenuhi kebutuhan nutrisi di setiap tahap kehidupan, mulai dari masa kehamilan, menyusui, hingga masa pertumbuhan anak,” pungkas Yohanes. (E-4)


















































