Ilustrasi.(Magnific)
OTORITAS Denmark berencana memberlakukan larangan penuh terhadap penggunaan telepon seluler (ponsel) di lingkungan sekolah. Langkah tegas ini diambil setelah hasil studi Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan rekor terendah dalam kinerja akademik remaja di negara tersebut.
Laporan surat kabar Denmark BT pada Kamis (10/9) menyebutkan bahwa studi PISA mengungkap penurunan signifikan kemampuan siswa di berbagai bidang utama, termasuk membaca, matematika, dan ilmu pengetahuan alam.
Dampak Digitalisasi Berlebih
Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, menyoroti bahwa kemerosotan prestasi akademik ini berkaitan erat dengan tingginya tingkat digitalisasi yang dialami anak-anak di Denmark. Pemerintah menilai interaksi digital yang tidak terkontrol memengaruhi fokus dan kualitas belajar siswa di kelas.
Selain rencana larangan ponsel di sekolah, Pemerintah Denmark sebelumnya mengambil langkah preventif dengan mengajukan rancangan undang-undang (RUU) yang mengusulkan larangan penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 15 tahun.
Target Implementasi
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengembalikan fokus siswa pada pembelajaran konvensional dan mengurangi distraksi digital. Jika RUU tersebut berhasil disahkan oleh parlemen, aturan larangan penggunaan ponsel secara penuh ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2027.
Catatan Redaksi: Rencana ini muncul di tengah perdebatan global mengenai dampak perangkat pintar terhadap kesehatan mental dan kemampuan kognitif generasi muda, di mana Denmark berupaya menjadi salah satu negara yang menerapkan regulasi ketat di sektor pendidikan. (Sputnik/RIA Novosti/Ant/I-2)


















































