Diskon Tambah Daya Listrik Dinilai Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Energi

1 month ago 28
Diskon Tambah Daya Listrik Dinilai Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Energi ilustrasi(Antara)

Ketua Umum Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional KRT Tohom Purba menilai program diskon biaya tambah daya listrik dalam rangka HUT ke-81 RI dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Program tersebut, menurutnya, menjadi salah satu bentuk perwujudan semangat kemerdekaan yang dapat dirasakan dalam kebutuhan sehari-hari. Tohom mengatakan, kemerdekaan seharusnya tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui berbagai kemudahan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Semangat kemerdekaan bukan hanya soal seremoni, tetapi bagaimana masyarakat merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Kemudahan mendapatkan layanan listrik dengan biaya yang lebih ringan tentu menjadi sesuatu yang dekat dengan kebutuhan rakyat," ujar Tohom.

Menurutnya, keringanan biaya tambah daya dapat membantu pelanggan menyesuaikan kapasitas listrik dengan kebutuhan masing-masing, baik untuk rumah tangga maupun kegiatan produktif. Kebutuhan kapasitas listrik tersebut semakin besar seiring meningkatnya penggunaan berbagai peralatan elektronik dan aktivitas usaha dari rumah.

Melalui program Merdeka Daya, pelanggan rumah tangga tegangan rendah satu fasa dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA mendapatkan potongan 50% untuk biaya tambah daya. Program tersebut berlaku pada 17-25 Agustus 2026, dengan pilihan peningkatan daya hingga 7.700 VA. Tohom mencontohkan, pelanggan dengan daya awal 450 VA yang meningkatkan kapasitas menjadi 900 VA hanya perlu membayar Rp210.825 dari tarif normal sebesar Rp421.650. Sementara pelanggan dengan daya 5.500 VA yang menaikkan kapasitas menjadi 7.700 VA cukup membayar Rp1.065.900, dari biaya normal Rp2.131.800.

Menurut Tohom, kapasitas listrik tidak hanya berkaitan dengan besaran angka volt ampere (VA), tetapi juga berhubungan dengan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan peralatan listrik sesuai kebutuhannya.

"Bagi konsumen, tambah daya bukan sekadar angka VA. Ini berkaitan dengan kenyamanan dan kemampuan menggunakan peralatan listrik sesuai kebutuhan. Ketika biayanya dibuat lebih ringan, tentu memberikan nilai tambah bagi masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, manfaat program tersebut juga berpotensi dirasakan oleh masyarakat yang menjalankan usaha maupun aktivitas produktif dari rumah. Ketersediaan kapasitas listrik yang memadai dapat mendukung penggunaan peralatan yang diperlukan dalam kegiatan ekonomi.

"Kalau masyarakat bisa mendapatkan layanan listrik sesuai kebutuhannya dengan biaya yang lebih terjangkau, manfaatnya tidak hanya dirasakan di rumah, tetapi juga bisa mendukung produktivitas dan kegiatan ekonomi," ujar Tohom.

Meski demikian, dari perspektif perlindungan konsumen, Tohom mengingatkan pentingnya penyampaian informasi program secara terbuka dan mudah dipahami masyarakat. Informasi tersebut mencakup persyaratan pelanggan, mekanisme pengajuan, masa berlaku program, pilihan tambah daya, hingga besaran biaya yang harus dibayarkan. Menurutnya, transparansi informasi menjadi faktor penting agar masyarakat dapat memahami manfaat program sekaligus mengetahui prosedur yang harus ditempuh untuk memanfaatkannya.

"Masyarakat harus tahu manfaat program dan bagaimana cara mendapatkannya. Informasi yang jelas akan membuat program seperti ini benar-benar bisa dimanfaatkan konsumen," pungkas Tohom. (E-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |