DPR: Karhutla Bisa Berdampak Buruk terhadap Pasokan Bahan Pangan

4 weeks ago 6
 Karhutla Bisa Berdampak Buruk terhadap Pasokan Bahan Pangan ilustrasi(Antara)

Anggota Komisi V DPR RI Yuliansyah mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai dampak kemarau panjang serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap ketersediaan kebutuhan masyarakat, khususnya di Kalimantan Barat. Ia menekankan bahwa kekeringan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas pasokan bahan pokok yang bisa memicu krisis pangan.

Yuliansyah menilai kondisi ini memerlukan perhatian serius dari pemerintah pusat maupun daerah. Menurutnya, jika ketersediaan air dan pasokan kebutuhan pokok tidak diantisipasi sejak dini, hal tersebut akan memicu persoalan ekonomi yang lebih berat bagi warga.

“Sudahlah nanti airnya susah, BPN-nya tidak ada, ini akan menjadi berdampak bagi Kalimantan Barat ini,” ujar Yuliansyah dalam siaran pers yang diterima pada Selasa (25/8/2026).

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat I ini menegaskan pentingnya memastikan distribusi kebutuhan masyarakat tetap berjalan lancar di tengah cuaca ekstrem. Gangguan pada rantai pasok dikhawatirkan akan memicu kenaikan harga yang pada akhirnya membebani daya beli masyarakat.

“Ini akan berdampak lagi nih tentang masalah BPN. Yang akan menyangkut harganya untuk masyarakat lagi,” tambahnya.

Oleh karena itu, Yuliansyah mendesak adanya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya untuk menyiapkan langkah mitigasi. Fokus utama harus diarahkan pada ketersediaan air bersih dan ketahanan pangan agar kemarau panjang tidak meluas menjadi krisis ekonomi.

“Untuk itu perlu menjadi perhatian khusus pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan juga pihak-pihak yang bisa bersinergi bagaimana mengatasi lautan kekeringan air maupun kenangan dampak di muara itu,” pungkasnya. (E-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |