DPRD Jawa Barat Dukung Pengembangan Seni Qasidah di Kota Tasikmalaya

4 weeks ago 16
DPRD Jawa Barat Dukung Pengembangan Seni Qasidah di Kota Tasikmalaya Anggot DPRD Jawa Barat Yod Mintaraga bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tasikmalaya dan pengurus Lembaga Seni Qosidah Indonesia (LASQI).(MI/KRISTIADI)

DPRD Jawa Barat mendorong pengembangan seni qasidah di wilayah Kota Tasikmalaya. Salah satunya mendukung produksi film pendek tentang qasidah dan gelar parade 1.000 rebana untuk memecahkan rekor MURI

Dukungan itu diungkapkan anggota DPRD Jawa Barat  dari Fraksi Partai Golar Yod Mintaraga, saat datang ke Tasikmalaya. Dia menemui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tasikmalaya bersama pengurus Lembaga Seni Qosidah Indonesia (LASQI).

Yod mengatakan pertemuan ini menjadi ruang dialog membahas penguatan seni qosidah sebagai bagian dari budaya religi di Kota santri. Dukungan tersebut sebagai bentuk nyata agar seni qosidah kembali berkembang di tengah masyarakat.

“Qosidah merupakan seni budaya yang memiliki nilai estetika bernafaskan Islam yang membawa pesan dakwah melalui syair dan lagu-lagu religi. Ini harus terus dijaga dan dikembangkan. Keberadaan LASQI sangat strategis untuk meningkatkan kualitas seni budaya religi di Kota Tasikmalaya yang dikenal sebagai kota santri," tandasnya, Minggu (23/8).

Dia mengapresiasi langkah LASQI sudah berani membentuk struktur kepengurusan hingga tingkat RW untuk memudahkan pembinaan regenerasi dengan jaringan kuat. Ini membuat qosidah bisa lebih berdaya saing. Harapan ke depan, event seni qosidah tidak hanya jadi hiburan religi, tapi punya nilai ekonomi.

"Kami mendukung seni Qosidah dalam bentuk produksi film pendek dan gelar parade 1.000 rebana untuk memecahkan rekor MURI. Ketika ada festival atau lomba, UMKM ikut hidup. Kami berkomitmen akan terus mendorong agar seni qosidah makin tumbuh, menjangkau lebih luas di tengah derasnya digitalisasi dan hiburan modern," katanya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Seni Qosidah Indonesia (LASQI) Tasikmalaya, Andi Sulanjani mengatakan, dukungan anggota DPRD Provinsi Jabar merupakan bentuk sinergi antara pemerintah terutama dalam merealisasikan program sampai ke tingkat akar rumput. Minat generasi muda sekarang mengalami penurunan terhadap seni qosidah karena derasnya digitalisasi dan hiburan modern.

“Anak-anak sekarang lebih banyak gadget. Kalau kita tidak beradaptasi, qosidah bisa ditinggalkan. LASQI akan menyiapkan agenda di HUT Kota Tasikmalaya, yakni pemecahan rekor MURI dengan parade 1.000 rebana," pungkasnya.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |