Drone Hantam Kapal Gas di Mesir, Konflik AS-Iran Meluas ke Terusan Suez

3 hours ago 1
Drone Hantam Kapal Gas di Mesir, Konflik AS-Iran Meluas ke Terusan Suez Pelabuhan Damietta, Mesir.(Damietta Port Authority/egypttoday.com)

SERANGAN pesawat nirawak (drone) yang menghantam dua kapal pengangkut gas di Pelabuhan Damietta, Mesir, memunculkan kekhawatiran baru terhadap keamanan jalur pelayaran di sekitar Terusan Suez. Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berpotensi memperluas kawasan perang di Timur Tengah.

Pemerintah Mesir pada Kamis (30/7) menyatakan hasil penyelidikan awal menunjukkan kebakaran di dua kapal di Pelabuhan Damietta pada Rabu dipicu oleh sebuah drone yang belum diketahui asalnya.

"Hasil penyelidikan awal menunjukkan sebuah drone tak dikenal menyebabkan kebakaran pada dua kapal di Pelabuhan Damietta," demikian pernyataan pemerintah Mesir.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Pemerintah Mesir menegaskan telah mengambil langkah-langkah untuk menjaga keamanan nasional serta melindungi infrastruktur strategis di sekitar Terusan Suez.

Sumber perdagangan yang mengetahui insiden itu menyebutkan drone menghantam kapal penyimpanan gas Energos Winter milik perusahaan Amerika. Kebakaran kemudian merambat ke kapal lain yang berada di dekatnya.

Serangan di Mesir terjadi hanya beberapa jam setelah militer AS mengumumkan serangan terhadap pusat komando dan fasilitas drone milik Garda Revolusi Iran. Sebagai balasan, Garda Revolusi Iran mengeklaim menyerang pangkalan militer Azraq yang dikelola AS di Yordania.

"Dengan pertolongan Tuhan, agresor akan dihukum hari ini," demikian pernyataan Garda Revolusi Iran yang dikutip media pemerintah Iran.

Militer Yordania menyatakan telah mencegat lima rudal Iran yang mengarah ke wilayahnya. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Kuwait melaporkan sebuah bangunan milik perusahaan asal Tiongkok di Kuwait utara terkena serangan Iran yang menewaskan seorang pekerja.

Di sisi lain, media pemerintah Iran melaporkan tiga warga sipil tewas dan dua anak terluka akibat serangan udara AS di Pulau Qeshm. Tiga anggota Garda Revolusi juga dilaporkan tewas di Provinsi Zanjan.

Konflik yang terus meluas meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan jalur perdagangan energi global. Terusan Suez menjadi salah satu rute ekspor minyak utama yang masih relatif aman setelah gangguan pelayaran di kawasan Teluk dan Selat Hormuz. (The Edge/Al-Monitor/B-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |