Dua Band Jazz Legendaris Karimata dan Krakatau Bakal Reuni di JGTC The City Series Vol. 2

5 hours ago 4
Dua Band Jazz Legendaris Karimata dan Krakatau Bakal Reuni di JGTC The City Series Vol. 2 Ilustrasi(MI/RIFALDI PUTRA)

DUA band jazz legendaris Indonesia, Karimata dan Krakatau, akan tampil dalam satu panggung pada gelaran Jazz Goes to Campus (JGTC) The City Series Vol. 2. Kedua grup yang populer pada era 1980-an itu akan menyapa para penggemar pada 31 Juli 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

Ketua Pelaksana JGTC The City Series Vol. 2, Untung Pranoto, mengatakan pertemuan Karimata dan Krakatau dalam satu panggung menjadi momen yang istimewa. Ia mengibaratkan kolaborasi tersebut seperti mempertemukan dua jagoan di industri jazz Tanah Air.

“Menghadirkan Karimata dan Krakatau dalam satu gelaran musik rasanya seperti mempertemukan dua jagoan, ibarat mengumpulkan The Avengers dunia jazz Indonesia,” kata Untung dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7).

Untung mengungkapkan bahwa keinginannya mempertemukan dua band legendaris tersebut telah ada sejak lama. Menurutnya, konser ini diharapkan dapat menghidupkan kembali semangat musik jazz Indonesia sekaligus mengangkat nuansa Jakarta sebagai bagian dari rangkaian menuju perayaan 500 tahun kota tersebut.

“Mempertemukan Karimata dan Krakatau dalam satu panggung bukanlah hal yang mudah. Kami ingin menghadirkan momen istimewa yang menghidupkan kembali semangat perjalanan musik jazz Indonesia, sekaligus mengangkat nuansa Jakarta sebagai bagian dari rangkaian menuju perayaan 500 tahun kota ini,” ujarnya.

Nostalgia Lempar Koin di Surabaya

Para personel kedua band mengaku antusias menyambut JGTC The City Series Vol. 2. Drummer Krakatau, Gilang Ramadhan, menyebut konser ini merupakan penantian selama puluhan tahun. Ia pun mengenang momen ketika Karimata dan Krakatau terakhir kali tampil bersama di Surabaya pada akhir era 1980-an.

“Kami pernah tampil bersama di Surabaya sekitar tahun 1987 atau 1988. Saking serunya, kami sampai harus flip coin atau melempar koin untuk menentukan siapa yang tampil lebih dulu,” kenang Gilang sambil tertawa.

Gilang mengatakan, setelah penampilan tersebut, hubungan persahabatan antarpersonel tetap terjalin. Namun, kesempatan untuk kembali berbagi panggung dalam konser besar selalu tertunda.

“Sejak saat itu, entah sudah berapa tahun atau bahkan puluhan tahun, kami belum pernah tampil bersama lagi. Persahabatan tetap berjalan. Setiap bertemu, kami selalu bertanya, ‘Kapan kita tampil bersama lagi?’ Jawabannya selalu, ‘Good idea, good idea,’ tetapi tidak pernah tahu kapan akan terwujud. Alhamdulillah, pada 31 Juli nanti akhirnya kami bisa tampil bersama lagi,” ujarnya.

Kolaborasi Spesial

Untung menegaskan, Karimata dan Krakatau tidak hanya tampil secara bergantian, tetapi juga akan saling memberikan penghormatan melalui karya masing-masing.

“Mereka akan berkolaborasi. Krakatau akan membawakan lagu Karimata, dan sebaliknya. Ini akan menjadi tantangan sekaligus rekreasi musik bagi para living legend kita,” ungkap Untung.

Selain Karimata dan Krakatau, konser ini juga akan dimeriahkan oleh penampilan solois legendaris, seperti Harvey Malaihollo, Ricky Basuki, dan Lydia Nursaid. Ketiganya akan tampil bersama kedua band tersebut.

Lydia dijadwalkan mengisi bagian vokal mendiang Januari Christy dalam kolaborasi spesial bersama Karimata dan Ricky Basuki. Penampilan tersebut akan menghidupkan kembali memori kolektif melalui lagu ‘Yang Terjadi’. (H-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |