Ekonom Sebut Pasar Menaruh Kepercayaan Tinggi pada Suahasil Nazara

6 days ago 3
Ekonom Sebut Pasar Menaruh Kepercayaan Tinggi pada Suahasil Nazara Menkeu Suahasil Nazara.(Antara)

GURU Besar Ekonomi Universitas Airlangga Rahma Gafmi menyebut pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara umumnya direspons pasar dengan sentimen yang relatif stabil dan cenderung positif. Menurutnya hal itu bisa dikatakan menenangkan.

"Tingkat kepercayaan pasar (market trust)

High familiarity en continuity. Pasar keuangan, investor institusional, maupun analis makro menaruh tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap Suahasil Nazara," katanya kepada wartawan, Senin (14/9).

Sebagai figur yang lama berada di dalam struktur internal Kementerian Keuangan, katanya, kehadirannya dipandang sebagai simbol keberlanjutan kebijakan (policy continuity) dibandingkan perombakan radikal. Sebelum dilantik menjadi menteri keuangan, Suahasil sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri keuangan.

Menurut Rahma, transisi dari seorang wamen yang sudah paham betul dapur pacu fiskal membuat pelaku pasar tidak mengalami policy shock. Pasar tahu persis rekam jejak, gaya komunikasi, dan pemahamannya terhadap disiplin fiskal.

"Sentimen utama yang diberikan pasar yaitu kepastian fiskal dan kredibilitas APBN. Pasar memberikan sentimen pada reassurance (rasa aman) terhadap komitmen penjagaan defisit dan kesehatan APBN. Suahasil dikenal sebagai teknokrat murni yang sangat ketat mengawal postur fiskal agar tetap resilien di tengah dinamika global," ujar Rahma.

Menurutnya, pasar menyambut baik penunjukan ini karena dianggap dapat menjaga soliditas koordinasi lintas otoritas baik dengan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), LPS, maupun instansi strategis lainnya di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta badan pengelola investasi.

Dalam pernyataan resminya pascapelantikan, Suahasil sendiri langsung meredam spekulasi liar dengan meminta pelaku pasar melihat transisi ini sebagai kesinambungan manajerial yang fokus pada penjagaan kredibilitas keuangan negara sesuai arahan Presiden.

"Secara keseluruhan, pasar memandang pergantian ini sebagai langkah yang mengutamakan kepastian, stabilitas makro, dan terjaganya kepercayaan investor ketimbang perubahan arah angin kebijakan fiskal Indonesia," pungkas Rahma. (Ifa/P-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |