Empat Orang Dekat Nusron Terjerat

5 days ago 17
Empat Orang Dekat Nusron Terjerat ilustrasi penetapan tersangka.(MI)

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran empat pihak swasta yang disebut diduga menjadi orang kepercayaan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan kementerian tersebut.

Keempatnya adalah Arif Sugiyanto (ARF), Erwin (ERW), Fahd El Fouz (FEZ), dan Muhammad Fakhry (MF). Mereka bukan hanya berstatus sebagai pihak yang diamankan dalam rangkaian operasi tangkap tangan KPK, tetapi juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengungkap adanya dugaan jaringan pengumpulan uang yang melibatkan sejumlah pihak tersebut. Arif disebut berperan sebagai pengepul uang yang berasal dari Erwin maupun Muhammad Fakhry.

"Bahwa kemudian, ARF juga diduga berperan sebagai pengepul uang dari ERW ataupun Sdr. MF selaku pihak swasta yang diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Sdr. NW, terkait pengurusan layanan pertanahan pada Kantor Pertanahan (Kantah), Kantor Wilayah (Kanwil), maupun Kementerian ATR/BPN," kata Achmad dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/9).

Dari konstruksi perkara KPK, posisi Arif berada dalam rantai pengumpulan dana dari sejumlah urusan layanan pertanahan. Uang yang dihimpun tersebut kemudian diduga tidak berhenti di tangan Arif.

KPK menyebut dana yang dikumpulkan Arif selanjutnya diberikan kepada Fahd El Fouz. Fahd juga disebut sebagai pihak swasta yang diduga merupakan orang kepercayaan Nusron Wahid.

"Selanjutnya, uang-uang tersebut diberikan kepada Saudara FEZ selaku pihak swasta yang diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN. Saudara FEZ sekaligus diduga sebagai penampung uang yang dikumpulkan Saudara. ARF," ujar Achmad.

Dengan konstruksi tersebut, KPK tengah mendalami dugaan adanya jalur pengumpulan dan penampungan uang yang berkaitan dengan berbagai layanan pertanahan. Aliran tersebut disebut mencakup pelayanan pada level Kantor Pertanahan, Kantor Wilayah, hingga Kementerian ATR/BPN.

Selain Arif dan Fahd, Erwin dan Muhammad Fakhry juga disebut KPK sebagai pihak swasta yang diduga menjadi orang kepercayaan Nusron. Keempatnya kini menjadi bagian penting dalam penyidikan untuk mengurai bagaimana uang dari berbagai kepentingan pelayanan pertanahan dikumpulkan dan kemudian disalurkan.

KPK belum berhenti pada identifikasi para pengumpul dan penampung dana. Penyidik masih menelusuri asal-usul, peruntukan, serta aliran uang tersebut, termasuk pihak yang diduga menerima maupun menyerahkannya.

Peran tersebut membuat keberadaan empat orang yang disebut sebagai orang kepercayaan Nusron menjadi salah satu fokus dalam pengembangan perkara. Sebab, KPK tidak hanya menemukan dugaan transaksi dalam satu layanan pertanahan, tetapi juga mendalami penerimaan yang berkaitan dengan berbagai urusan di sejumlah tingkatan birokrasi pertanahan.

KPK menyatakan pendalaman aliran dana masih berlangsung untuk mengetahui keseluruhan jaringan dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik penerimaan suap maupun gratifikasi tersebut. (Mir/P-3) 

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |