Bekerja sama dengan komunitas Bandung Explore, acara ini dilangsungkan di kawasan Bumi Herbal Dago, Bandung, pada Minggu (23/8/2026).(Dok. Istimewa)
KOMUNITAS trail running di Bandung kembali menggeliat melalui gelaran Epixlore Time Trial Road to BDG Ultra. Bekerja sama dengan komunitas Bandung Explore, acara ini dilangsungkan di kawasan Bumi Herbal Dago, Bandung, pada Minggu (23/8/2026).
Kegiatan ini dirancang khusus sebagai rangkaian persiapan bagi para pelari sebelum menghadapi tantangan utama dalam ajang BDG100 Ultra yang dijadwalkan berlangsung pada 28-29 Agustus 2026 mendatang. Sebanyak 90 pelari dari berbagai komunitas turut ambil bagian dalam agenda pemanasan ini.
Persiapan Fisik dan Ajang Silaturahmi
Selain menjadi parameter kesiapan fisik, ajang ini juga berfungsi sebagai ruang temu bagi para pegiat lari lintas alam di Jawa Barat. Pemilik Epixlore, Andre Firmansyah, menjelaskan bahwa konsep time trial ini diharapkan dapat menjadi budaya latihan yang kompetitif namun tetap mengedepankan kebersamaan.
"Kami ingin time trial ini semakin populer di kalangan pelari sebagai ajang latihan sebelum race dan juga sebagai ajang bersilaturahmi, antarindividu ataupun komunitas," ujar Andre saat ditemui di lokasi kegiatan, Minggu (23/8).
Kontribusi untuk Pemeliharaan Jalur
Hal menarik dari kegiatan ini adalah aspek sosial dan pelestarian lingkungannya. Seluruh biaya pendaftaran yang dibayarkan peserta, yakni sebesar Rp8.100 per orang, dialokasikan sepenuhnya untuk mendukung pengelola Bumi Herbal Dago.
Dana tersebut digunakan untuk pemeliharaan jalur lari sepanjang kurang lebih satu kilometer yang menjadi lintasan utama para pelari. Andre menegaskan bahwa dukungan terhadap perawatan lintasan sangat penting guna menjaga ekosistem lari yang berkelanjutan di Bandung.
Hadiah Unik: Seekor Kambing
Epixlore Time Trial kali ini mencuri perhatian dengan skema hadiah yang tidak biasa. Berbeda dengan ajang lari pada umumnya, pelari pria dengan catatan waktu tercepat berhak membawa pulang hadiah utama berupa seekor kambing.
Sementara itu, untuk kategori pelari perempuan, juara pertama mendapatkan apresiasi berupa uang tunai senilai Rp1.000.000 serta voucher belanja Epixlore sebesar Rp500.000.
Sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem trail running yang lebih solid, Epixlore berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa secara rutin di masa mendatang, menjadikannya agenda tetap bagi para pelari sebelum terjun ke kompetisi skala besar. (I-1)


















































