Fasilitas Nonresidensial Membentuk Pusat Bisnis

1 week ago 5
Fasilitas Nonresidensial Membentuk Pusat Bisnis Pengembangan kawasan Summarecon Bogor di wilayah Bogor Selatan.(Dok. SMRA)

PENGEMBANGAN fasilitas bisnis dan komersial di kawasan Summarecon Bogor berlanjut seiring pertumbuhan township seluas sekitar 500 hektare yang dikembangkan sejak 2020. PT Summarecon Agung Tbk mengembangkan sejumlah fasilitas nonresidensial untuk membentuk pusat aktivitas ekonomi bagi penghuni dan masyarakat sekitar.

Executive Director PT Summarecon Agung Tbk Indra W. Antono mengatakan pengembangan fasilitas nonresidensial dilakukan mengikuti pertumbuhan kawasan.

“Summarecon Bogor dikembangkan sebagai kawasan terpadu yang tidak hanya menghadirkan hunian, tetapi juga ekosistem kehidupan yang lengkap. Kami terus menghadirkan fasilitas residensial, komersial, serta lifestyle secara bertahap dan terencana,” kata Indra, Sabtu (11/9)

Ia menjelaskan, pada kuartal pertama 2026, perusahaan mengembangkan Centeria Business Loft sebagai kelanjutan kawasan komersial Centeria. 

Fasilitas tersebut menambah sejumlah area bisnis yang telah dikembangkan sebelumnya, antara lain Graha Boulevard sejak 2023, Mountain View Terrace, dan Centeria Square.

Sejak mulai dikembangkan enam tahun lalu, kata dia, Summarecon Bogor telah meluncurkan sejumlah klaster hunian. Pengembangan terbaru adalah The Sherwood Residence yang diperkenalkan pada Agustus 2026, setelah The Maple Golf diluncurkan pada 2025.

Menurut Indra, ekspansi kawasan komersial dilakukan bersamaan dengan berkembangnya pusat kuliner dan aktivitas masyarakat. Mountain View Terrace menjadi salah satu titik komersial yang dikembangkan sekitar satu kilometer dari pintu keluar Tol Bogor Selatan. Sementara itu, Graha Boulevard menampung area usaha dan kuliner melalui KiosSpace.

"Kami juga telah menghadirkan supermarket yang mulai beroperasi pada 2025 serta menyiapkan pengembangan fasilitas komersial lainnya. Salah satu proyek yang masuk dalam rencana pengembangan kawasan adalah Summarecon Mall Bogor," jelas dia.

Selain sektor komersial, lanjut dia, pengembangan township mencakup fasilitas pendidikan dan olahraga. Sejumlah institusi pendidikan yang telah berada di kawasan tersebut antara lain Sekolah Terpadu Sedaya Bintang, Kipina Kids Indonesia, dan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon.

Summarecon Bogor merupakan township ketujuh yang dikembangkan Summarecon. Kawasan tersebut berada di perbatasan Kota Bogor dan terhubung dengan Tol Jagorawi melalui Gerbang Tol Bogor Selatan.

Pengembangan fasilitas bisnis, pendidikan, dan pusat perbelanjaan menjadi bagian dari upaya perusahaan membentuk aktivitas kawasan di luar sektor hunian setelah pengembangan residensial berlangsung sejak 2020. (Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |