Fasilitas Sekolah Memprihatinkan, Jeje Soroti Penggunaan Dana BOS SMPN 2 Ngamprah

4 weeks ago 8
Fasilitas Sekolah Memprihatinkan, Jeje Soroti Penggunaan Dana BOS SMPN 2 Ngamprah Bupati Bandung Barat Jeje Ritche Ismail meninjau fasilitas di SMP Negeri 2 Ngamprah.(MI/DEPI GUNAWAN)

BUPATI Bandung Barat, Jeje Ritche Ismail meninjau fasilitas di SMP Negeri 2 Ngamprah yang dinilai cukup memprihatinkan dan menjadi perhatian dalam beberapa hari terakhir.

Dalam peninjauan tersebut, Jeje langsung melihat kerusakan sejumlah ruang kelas, toilet siswa yang kurang layak, hingga kebersihan lingkungan sekolah yang harus lebih diperhatikan.

"Yang membuat kami prihatin, dalam beberapa tahun terakhir SMP Negeri 2 Ngamprah banyak mendapatkan penghargaan, salah satunya juara 2 Adiwiyata tingkat nasional. Karena itu kami terkejut ketika melihat kondisi di lapangan," ungkapnya, seusai meninjau SMPN 2 Ngamprah, Senin (24/8).

Ia kemudian mempertanyakan pemanfaatan anggaran operasional sekolah, khususnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pemeliharaan sarana dan prasarana.

"Pemeliharaan ringan seperti memperbaiki genteng bocor, dinding retak, plafon rusak, pengecatan, perawatan toilet hingga menjaga kebersihan lingkungan sekolah semestinya dapat ditangani melalui anggaran operasional yang tersedia," ujarnya.

Untuk menangani kondisi tersebut, pihaknya akan memperbaiki beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan sedang hingga berat. Bupati juga telah menginstruksikan Inspektorat melakukan pemeriksaan khusus terhadap pengelolaan dan penggunaan dana BOS di sekolah tersebut.

"Kami ingin memastikan seluruh anggaran sekolah dikelola secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan peruntukannya," jelasnya.

Tak hanya itu, Dinas Pendidikan juga diminta segera melakukan pembinaan dan evaluasi terhadap sekolah-sekolah lain di Kabupaten Bandung Barat agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.


DANA BOS


Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Daerah Bandung Barat, Yadi Azhar menambahkan tahun ini SMPN 2 Ngamprah menerima dana BOS sebesar Rp1,3 miliar dari pemerintah pusat.

"Sebesar 20% dari Rp1,3 miliar digunakan untuk pengadaan sarana dan prasarana. Kalau diuangkan, nilainya sekitar Rp274 juta untuk pengadaan sarana dan prasarana pada 2026 ini," ungkapnya.

Pihaknya akan segera melakukan audit penggunaan dana BOS di SMPN 02 Ngamprah. Khususnya pengunaan maksimal 20% untuk kebutuhan sarana dan prasaraan sekolah.

"Berkaitan dengan proses penggunaannya seperti apa, itu yang akan kita dalami. Kita akan menjalankan pemeriksaan sesuai dengan ketentuan yang ada," tambah Yadi.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |