Franco Mastantuono Pecahkan Rekor Lionel Messi Saat Fiorentina Tekuk Venezia

2 hours ago 3
Franco Mastantuono Pecahkan Rekor Lionel Messi Saat Fiorentina Tekuk Venezia Penyerang Fiorentina Franco Mastantuono melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Venezia di laga Serie A.(X @ACFFiorentina)

GELANDANG muda Fiorentina, Franco Mastantuono, berhasil mengukir sejarah baru di panggung sepak bola Eropa. Pemain berbakat asal Argentina ini sukses memecahkan rekor legendaris milik Lionel Messi sebagai pemain termuda dari negaranya yang mampu mencetak hattrick di lima liga top Eropa. Catatan emas ini tercipta saat Fiorentina menumbangkan Venezia dengan skor 4-2 dalam lanjutan laga Serie A, Sabtu (12/9).

Melampaui Catatan Emas Lionel Messi

Mastantuono menampilkan performa luar biasa dengan menggelontorkan tiga gol sekaligus ke gawang Venezia. Saat membukukan pencapaian tersebut, ia baru menginjak usia 19 tahun 28 hari.

Catatan usia ini membuat Mastantuono berumur 231 hari lebih muda dibandingkan dengan Lionel Messi ketika sang megabintang mencetak hattrick pertamanya untuk Barcelona pada 10 Maret 2007 silam.

Tiga gol tersebut terasa kian spesial karena menjadi torehan perdana Mastantuono bagi Fiorentina. Pemain muda ini baru saja bergabung dengan La Viola pada bulan lalu sebagai pemain pinjaman dari raksasa Spanyol, Real Madrid, dengan durasi kontrak selama satu musim.

Tidak hanya memecahkan rekor Messi, hattrick ini juga langsung menyamai total koleksi golnya untuk Real Madrid sepanjang musim lalu, ketika ia mengemas lima gol dari 35 penampilan di semua kompetisi.

Jalannya Pertandingan Fiorentina vs Venezia

Pertandingan sebenarnya tidak dimulai dengan mudah bagi Fiorentina. Venezia, yang mengincar poin setelah menelan kekalahan dalam tiga laga Serie A sebelumnya, sempat mengejutkan tuan rumah.

Tim tamu membuka keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-22 melalui aksi Akor Adams. Gol tersebut lahir dari skema rangkaian umpan apik yang diinisiasi oleh gelandang asal Amerika Serikat, Gianluca Busio.

Namun, respons Fiorentina langsung dimotori oleh aksi magis Mastantuono. Ia berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak dua gol kilat dalam rentang waktu yang sangat singkat, yakni hanya satu menit 38 detik di sekitar menit ke-30.

Dua gol cepat ini sekaligus menobatkan dirinya sebagai pemain termuda dalam sejarah Fiorentina yang mampu mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan.

Memasuki pertengahan babak kedua, Fiorentina semakin memperlebar keunggulan mereka menjadi 3-1. Mateo Pellegrino mencatatkan namanya di papan skor, yang sekaligus menjadi gol keduanya dalam dua pertandingan terakhir.

Mastantuono kemudian melengkapi performa impresifnya dengan mencetak gol ketiga alias hattrick enam menit sebelum waktu normal berakhir.

Menjelang peluit panjang berbunyi, Venezia sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol yang dicetak oleh Antoine Hainaut pada menit-menit akhir laga. Kendati demikian, gol tersebut tidak mampu menyelamatkan Venezia dari kekalahan.

Dampak Klasemen dan Rekam Jejak Mastantuono

Hasil pertandingan ini membuat Venezia kian terpuruk di dasar klasemen sementara Serie A yang dihuni oleh 20 tim, tanpa raihan poin satu pun. Sebaliknya, tambahan tiga poin krusial ini mendongkrak posisi Fiorentina naik ke peringkat ke-15.

Sebelum berkarier di Eropa, Mastantuono sudah mencuri perhatian sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Argentina saat memperkuat River Plate. Ia melakoni debut seniornya pada usia yang sangat muda, yaitu 16 tahun, sebelum akhirnya mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda yang tampil untuk timnas Argentina pada Juni 2025.

Bakat besarnya membuat Real Madrid bergerak cepat mengamankan tanda tangannya dari River Plate pada Juni 2025 dengan kontrak jangka panjang berdurasi enam tahun, setelah memenangkan persaingan sengit melawan Paris Saint-Germain.

Walau sempat kesulitan memberikan dampak instan di Santiago Bernabeu pada musim pertamanya hingga tidak masuk dalam skuad Argentina untuk Piala Dunia, performa terbarunya bersama Fiorentina ini membuktikan bahwa ia siap meledak di kompetisi tertinggi Italia. (Ant/Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |