Booth Onda menyuguhkan inovasi teknologi Sanitary and Plumbing untuk kebutuhan rumah dan industri pada gelaran Water Indonesia 2026.(Dok. PT Onda Mega Integra)
KEBUTUHAN pengelolaan air yang semakin kompleks mendorong pengembangan produk perpipaan yang mampu memberikan pengukuran lebih akurat dan mendukung efisiensi penggunaan air. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian PT Onda Mega Integra melalui merek Onda dalam keikutsertaannya pada Water Indonesia 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, 9–12 September 2026.
Assistant Manager Marketing PT Onda Mega Integra Christ Athalia mengatakan perubahan kebutuhan di lapangan membuat pengembangan produk perlu mengikuti karakter penggunaan air dan sistem perpipaan. Melalui pameran tersebut, Onda memperkenalkan portofolio perlengkapan perpipaan sekaligus sejumlah pengembangan produk yang ditujukan untuk menjawab kebutuhan pengguna.
"Perkembangan kebutuhan air membuat kami perlu melihat kembali bagaimana produk digunakan di lapangan. Kami ingin setiap pengembangan produk memiliki fungsi yang jelas dan dapat menjawab kebutuhan pengguna, terutama dari sisi ketepatan pengukuran dan penerapan dalam sistem," kata Christ dikutip dari siaran pers yang diterima, Sabtu (12/9).
Dalam pameran tersebut, Onda menampilkan berbagai produk yang berkaitan dengan sistem perpipaan dan pengelolaan air. Produk yang dibawa mencakup sambungan pipa, katup, meteran air, serta perlengkapan pendukung perpipaan. Penataan produk dilakukan berdasarkan kebutuhan dan penerapannya sehingga pengunjung dapat melihat fungsi produk dalam sistem secara lebih menyeluruh.
Salah satu produk yang menjadi bagian dari pengembangan portofolio Onda ialah Water Meter R160. Meteran air tersebut memiliki diameter nominal setengah inci dengan tekanan nominal hingga 16 bar. Produk dirancang untuk membantu mengukur pemakaian air secara akurat pada rumah tangga dan bangunan kecil.
Water Meter R160 memiliki pembacaan terkecil 0,0001 meter kubik per jam dan kapasitas pencatatan hingga 99.999,9999 meter kubik. Produk tersebut juga memiliki aliran awal 0,004 meter kubik per jam sehingga dapat digunakan untuk memantau penggunaan air pada tingkat aliran yang rendah.
Christ menjelaskan kemampuan pengukuran menjadi bagian penting dalam pengelolaan air karena data pemakaian dapat membantu pengguna memahami pola konsumsi. Pengukuran yang lebih akurat juga dapat mendukung pemantauan sistem dan membantu mengenali indikasi kebocoran dalam penggunaan air.
"Meteran air menjadi salah satu bagian penting dalam pengelolaan karena pengguna membutuhkan data pemakaian yang akurat. Melalui R160, kami ingin memberikan perangkat yang dapat membantu memantau penggunaan air secara lebih terukur sekaligus mendukung pengelolaan sistem di lapangan," ujarnya.
Menurut Onda, perkembangan pembangunan pada sektor permukiman, komersial, industri, dan infrastruktur turut memengaruhi kebutuhan terhadap produk perpipaan. Pengguna semakin mempertimbangkan kualitas, daya tahan, keandalan, serta kesesuaian produk dengan kebutuhan sistem yang diterapkan.
"Ke depan, kami ingin terus mengembangkan produk berdasarkan kebutuhan yang benar-benar muncul di lapangan. Pengelolaan air membutuhkan sistem yang semakin terukur dan dapat diandalkan, sehingga inovasi produk bagi kami harus mampu memberikan manfaat nyata dalam penggunaan sehari-hari maupun pada kebutuhan sistem yang lebih luas," tutup Christ. (E-1)
















































